BERITAALTERNATIF – MTs Al-Kautsar Tenggarong menyuguhkan beberapa ekstrakurikuler unggulan demi membangun prestasi serta karakter para siswa.
Kepala MTs Al-Kautsar Tenggarong, Miftahul Janah menjelaskan bahwa seluruh jajaran tim madrasah menggagas program-program ekstrakurikuler sebagai upaya mengembangkan bakat serta minat para siswa.
Inisiatif tersebut lahir sebagai bagian dari komitmen bersama untuk membangun karakter serta potensi siswa di luar kegiatan akademik.
Ia menyebut penguatan kegiatan ekstrakurikuler berawal dari hasil evaluasi terhadap kepemimpinan sebelumnya.
Pihaknya merumuskan program ekstrakurikuler lengkap dengan guru pendamping yang bertanggung jawab mendampingi siswa di setiap bidang.
“Mulanya dari pemikiran saya, tapi saya tidak memungkiri jika teman-teman pun berperan penting dalam pembentukan ekskul di sini,” ungkap dia saat diwawancarai pada Rabu (25/6/2025).
Ia menerangkan seluruh kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan di hari yang sama agar tidak mengganggu aktivitas kepondokan santri pada sore hari, serta mempertimbangkan kenyamanan wali santri dalam mengantar dan menjemput anak-anak mereka.
MTs Al-Kautsar Tenggarong saat ini memiliki 8 ekstrakurikuler yang mencakup bidang olahraga, kesenian, jurnalistik, hingga sains.
“Untuk dua tiga tahun ini masih terus dicari formulanya dan setiap tahun dievaluasi terus,” kata Janah.
Meski terus berkembang, lanjut dia, Mts Al-Kautsar Tenggarong masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal ketersediaan sumber daya manusia yang mampu membimbing siswa pada bidang tertentu.
“Secara sumber daya manusia kami masih kurang. Makanya ada beberapa pembina ekskul yang mengundang pembina dari luar untuk membantu kegiatan,” jelasnya.
Keterlibatan pembina dari luar ini pun tidak terlepas dari berbagai batasan, terutama dari segi pembiayaan.
Apalagi, beberapa ekstrakurikuler membutuhkan lebih dari satu pembina agar dapat berjalan maksimal.
Selain itu, antusiasme siswa terhadap program ekstrakurikuler sangat tinggi.
Janah menilai bahwa kegiatan di luar kelas inilah yang menjadi momen penting bagi siswa untuk berbaur dengan teman sebaya serta mengasah kemampuan sosial.
“Saya berharap kegiatan ekskul bisa terus berkembang. Memang ada keterbatasan ruangan untuk menambah ekskul lain. Saya juga berharap siswa lebih antusias, karena dari merekalah kami mendapat banyak masukan,” tutupnya. (adv)
Penulis: Hanna
Editor: M. As’ari












