Search

Analisis Mengaitkan Pembantaian Sekolah Minab dengan Serangan AS ke Pangkalan IRGC

Prosesi pemakanan para korban yang berstatus pelajar Iran, yang diduga kuat diserang militer Amerika Serikat. (Al Mayadeen)

BERITAALTERNATIF.COM – Sebuah analisis menunjukkan bahwa serangan terhadap sebuah sekolah di Minab yang menewaskan anak-anak kemungkinan terjadi bersamaan dengan serangan Amerika Serikat terhadap pangkalan angkatan laut milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Iran selatan.

Sebuah penyelidikan mengindikasikan bahwa serangan terhadap sekolah dasar putri di kota Minab, Iran selatan, pada 28 Februari kemungkinan terjadi saat AS melancarkan serangan yang menargetkan pangkalan angkatan laut IRGC di dekatnya.

Upacara pemakaman digelar pada Selasa (3/3/2026) untuk 165 korban dari Sekolah Dasar Putri Shajareh-ye Tayyebeh di Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan. Sebagian besar korban syahid adalah siswi sekolah dasar, selain staf sekolah dan orang tua yang berada di lokasi saat serangan terjadi.

Sekolah tersebut dihantam pada Sabtu, 28 Februari, hari pertama agresi AS-Israel terhadap Iran, ketika sekolah dipenuhi murid yang sedang mengikuti jam pelajaran. Serangan itu menewaskan 165 orang dan melukai 96 lainnya.

Citra satelit, video yang telah diverifikasi, serta rekaman media sosial yang dianalisis oleh para penyelidik menunjukkan bahwa sekolah mengalami kerusakan parah pada saat yang sama ketika beberapa serangan presisi menghantam bangunan di dalam fasilitas angkatan laut IRGC yang berada di dekat Selat Hormuz.

Citra satelit terbaru menunjukkan bahwa setidaknya enam bangunan di dalam pangkalan angkatan laut tersebut terkena amunisi presisi. Empat bangunan hancur total, sementara dua lainnya menunjukkan titik dampak yang konsisten dengan serangan udara terarah.

Gambar-gambar itu juga memperlihatkan kerusakan besar pada bangunan sekolah di dekatnya, yang mengindikasikan bahwa sekolah tersebut kemungkinan terkena serangan dalam operasi yang sama.

Analis keamanan Wes J. Bryant, mantan pejabat Angkatan Udara AS yang meninjau citra tersebut, mengatakan bahwa serangan tersebut tampak seperti serangan presisi yang “sangat sempurna”.

Bryant menyatakan bahwa penjelasan paling masuk akal adalah kesalahan identifikasi target, yang berarti sekolah itu mungkin secara keliru diserang selama operasi terhadap fasilitas angkatan laut tersebut.

Pejabat AS belum mengonfirmasi tanggung jawab atas serangan tersebut, namun mengakui bahwa pasukan Amerika memang melakukan operasi di Iran selatan pada waktu yang sama.

Dalam sebuah pengarahan, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine mengatakan bahwa pasukan angkatan laut AS sedang beroperasi di sepanjang pantai selatan Iran dan melakukan serangan yang bertujuan melemahkan kemampuan angkatan laut Iran di sekitar Selat Hormuz.

Sementara itu, pejabat Israel mengatakan mereka tidak mengetahui adanya operasi di wilayah Minab pada saat tersebut.

Foto-foto setelah serangan menunjukkan para penyelamat mencari korban di antara puing-puing bangunan, sementara alat berat menggali puluhan kuburan menjelang pemakaman massal.

Gedung Putih menyatakan bahwa insiden tersebut masih dalam penyelidikan. Sementara itu, Janina Dill, pakar hukum perang dari Universitas Oxford, menekankan bahwa pihak yang melakukan serangan berkewajiban untuk “memverifikasi status” target mereka guna memastikan bahwa warga sipil tidak menjadi korban. (*)

Sumber: Al Mayadeen

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA