Search

703 Pedagang Pasar Tangga Arung Siap Pindah ke Pasar Baru, Mas’ud Harap Proses Berjalan Adil dan Lancar

Sekretaris Forum Pedagang Pasar Tangga Arung, Mas’ud. (Berita Alternatif/Ulwan Murtadha)

BERITAALTERNATIF.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menyosialisasikan rencana pemindahan pedagang Pasar Tangga Arung ke lokasi pasar baru.

Pertemuan sosialisasi dilakukan pada Rabu (12/11/2025) bersama sekitar 703 pedagang yang tergabung dalam Forum Pedagang Pasar Tangga Arung.

Sekretaris Forum Pedagang Pasar Tangga Arung, Mas’ud, mengatakan pertemuan tersebut berjalan lancar dan mendapat tanggapan positif dari para pedagang.

Dia menyebutkan bahwa sosialisasi dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk perwakilan pemerintah daerah.

“Pertemuan kemarin sifatnya sosialisasi pemindahan dari pasar lama ke pasar baru. Alhamdulillah acara berjalan baik dan disambut positif,” ujarnya kepada awak media Berita Alternatif pada Kamis (13/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa pasar baru yang akan ditempati merupakan pasar semi-modern dengan sistem penataan berbasis digital. Dalam proses penempatan kios dan los, pemerintah melibatkan Dinas Kominfo Kukar untuk memastikan transparansi.

“Karena ini pasar semi-modern, cara penempatannya juga lebih transparan. Dinas Kominfo sudah menyiapkan sistem aplikasinya. Di situ sudah ada peta penempatan pedagang—misalnya ada warung, penjual baju, kompeksi, dan sebagainya—semuanya sudah terdata dengan jelas,” katanya.

Dengan sistem tersebut, setiap pedagang dapat mengetahui posisi kiosnya tanpa harus khawatir ada permainan atau ketidakadilan.

“Artinya lebih adil. Kalau menggunakan sistem Kominfo, tidak ada yang bisa dipermainkan karena mereka tidak punya kepentingan,” tegasnya.

Mas’ud menambahkan, asosiasi pedagang berharap seluruh pedagang yang sudah terdaftar dapat segera menempati lokasi baru tanpa ada yang tertinggal.

“Harapan kami, teman-teman pedagang yang 703 orang itu semua bisa pindah, jangan sampai ada yang tertinggal. Kami juga berterima kasih kepada dinas terkait dan Bapak Bupati yang menginginkan pemindahan ini dilakukan secepatnya,” ujarnya.

Menurutnya, kontrak pembangunan pasar baru akan selesai pada 24 November 2025, dan pemerintah menargetkan agar para pedagang dapat segera menempati lokasi baru setelah itu.

“Semakin cepat pindah semakin baik, karena pasar lama kondisinya sudah tidak layak lagi,” tambahnya.

Selain itu, para pedagang juga berharap pemerintah memberikan kemudahan dalam hal pembayaran tunggakan atau biaya kios bagi mereka yang masih mengalami kesulitan ekonomi.

“Mudah-mudahan bagi pedagang yang belum bisa melunasi pembayaran bisa diberikan keringanan atau dicicil. Itu saja harapan kami,” katanya. (*)

Penulis: Ulwan Murtadha
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA