BERITAALTERNATIF.COM – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Edy Haryadi menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli dan pengawasan terhadap potensi pohon tumbang.
Langkah ini diambil BPBD Kukar menyusul insiden yang menewaskan satu orang beberapa hari lalu di kawasan Jalur Dua Tenggarong Seberang.
Edy menjelaskan langkah-langkah antisipasi terhadap potensi pohon tumbang di Kukar. Untuk antisipasi, BPBD Kukar terus melakukan patroli. Namun, pihaknya menghadapi kesulitan dalam menilai kondisi pohon, termasuk kekuatan akar. Oleh karena itu, BPBD Kukar juga akan bekerja sama dengan DLHK Kukar.
BPBD Kukar, lanjutnya, sedang melakukan pembicaraan dengan instansi terkait agar pohon-pohon dirapikan atau dipangkas. Langkah ini tak bisa diambil segera karena terkendal pembiayaan.
“Sementara kami hanya bisa memberi himbauan karena anggaran yang dibutuhkan cukup besar,” katanya, Kamis (21/8/2025).
Edy menyebutkan, sejak awal sudah ada imbauan mengenai cuaca ekstrem yang berasal dari Surat Edaran Gubernur Kaltim. Hal ini berkaitan dengan kondisi anomali cuaca di Kukar, di mana musim kemarau masih disertai hujan dan angin kencang.
Sudah dua tahun terakhir ini musim kemarau masih disertai hujan. Kondisi ini diperkirakan akan terjadi hingga bulan September. “Seharusnya masuk kemarau, tapi di Kukar terjadi anomali,” ucapnya.
Terkait pemetaan titik rawan pohon tumbang, dia mengatakan, BPDB Kukar masih fokus di Jalur Dua Tenggarong Seberang karena lalu lintasnya padat.
Titik lain, sambungnya, belum bisa dipetakan secara menyeluruh. Pasalnya, cakupan wilayah Kukar cukup luas.
“Kami akan membuat surat imbauan kepada instansi terkait agar memperhatikan pohon-pohon di wilayahnya,” ujar Edy.
Dia mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kukar untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem.
Ia mengatakan BMKG sebagai lembaga spesialis memang mampu memberikan prediksi musim dengan cukup akurat sehingga masyarakat bisa menjadikannya sebagai referensi.
“Oleh karena itu, kami meminta agar himbauan ini sampai kepada seluruh warga Kukar agar lebih waspada dan berhati-hati,” pungkas Edy. (*)
Penulis: Ahmad Rifa’i
Editor: Ufqil Mubin












