BERITAALTERNATIF.COM – Kepala SDN 035 Tenggarong Riffadil menargetkan sekolah yang dipimpinnya menjadi pusat pengembangan literasi di Kukar.
Semangat ini didasarkan pada status perpustakaan sekolah tersebut yang telah meraih akreditasi nasional dengan nilai A. Status ini menjadi yang pertama di tingkat SD se-Kukar.
Dia menginginkan budaya literasi semakin kuat di sekolah ini agar siswa terbiasa membaca sehingga tidak tertinggal dari anak-anak di negara lain dalam hal minat baca.
Riffadil menetapkan target peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Penekanan diberikan agar anak tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami dan mampu menceritakan kembali hasil bacaannya.
Peningkatan calistung (membaca, menulis, dan berhitung) juga ditetapkan menjadi skala prioritas, terutama bagi para siswa kelas 1.
Dia ingin menumbuhkan budaya belajar yang kuat, seperti di masa-masa sebelumnya. Berbagai pembiasaan positif telah diterapkan sebelum pembelajaran dimulai, seperti berdoa bersama, menyanyikan lagu kebangsaan, senam indonesia hebat, dan praktik tujuh kebiasaan positif.
Pada semester awal, fokus utama diberikan pada pembiasaan anak untuk senang bersekolah, bersosialisasi, dan membangun rasa nyaman di lingkungan sekolah.
Di semester berikutnya, program calistung akan diperkuat agar anak mampu menguasai keterampilan dasar tersebut sesuai tahap perkembangan.
SDN 035 Tenggarong cukup aktif mengikuti berbagai lomba, baik akademik maupun non-akademik. Siswa-siswa sekolah tersebut pernah menembus posisi di tingkat provinsi, meski belum masuk tiga besar.
Semua upaya ini dilakukan Riffadil untuk mempersiapkan generasi muda Kukar yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berbudaya.
Sekolah ini bekerja sama dengan berbagai klub luar sekolah, seperti klub renang dan bulutangkis. Hasilnya cukup membanggakan: siswa SDN 035 Tenggarong pernah meraih juara pertama dalam kejuaraan renang dan bulutangkis tingkat kecamatan.
Untuk bidang karate, prestasi mereka bahkan menembus level provinsi sehingga mewakili provinsi dalam kejuaraan di Sulawesi.
Siswa SDN 035 Tenggarong juga beberapa kali mengikuti kegiatan di Balikpapan.
Semua ini menjadi bukti nyata tentang komitmen sekolah tersebut dalam mendukung minat dan bakat siswa.
Riffadil menyadari bahwa peningkatan kualitas sekolah tidak hanya bergantung pada siswanya, tetapi juga pada tenaga pendidiknya. (adv)
Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin












