BERITAALTERNATIF.COM – Kepala Bagian Kemahasiswaan Unikarta, Budi Yusuf, menanggapi tuntutan mahasiswa terkait insiden pengrusakan ruang kelas dan terganggunya pelaksanaan Mubes BEM Unikarta.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Lapangan Basket Unikarta pada Senin (15/12/2025), Budi menyampaikan apresiasi atas aspirasi yang disampaikan mahasiswa serta menyatakan keprihatinan atas situasi yang terjadi selama proses Mubes.
“Tuntutan tadi sudah disampaikan dan kami mendengarkan dengan cermat hal-hal yang disampaikan. Kami juga turut prihatin terhadap proses pelaksanaan Mubes yang sampai hari ini belum juga mereda atau belum selesai,” ujarnya.
Dia menegaskan bahwa pihak universitas berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan Mubes agar dapat berjalan dengan baik, sembari tetap menjaga prinsip non-intervensi terhadap demokrasi mahasiswa.
“Kami sangat berkomitmen untuk mengawal jalannya pelaksanaan Mubes. Pada prinsipnya, universitas tidak ingin masuk terlalu jauh dalam pesta demokrasi di tingkat mahasiswa,” jelasnya.
Namun demikian, ia mengakui bahwa kondisi di lapangan menuntut pihak universitas untuk mengambil langkah-langkah tertentu demi menjaga ketertiban dan penyelesaian persoalan.
“Karena ada beberapa hal yang terjadi di lapangan, maka perlu kiranya kita mengambil sikap. Kita perlu duduk bersama secara jernih, berpikir bersama, supaya penyelesaian ini tepat dan benar-benar selesai,” katanya.
Budi menepis anggapan bahwa pihak rektorat akan mengambil alih sepenuhnya proses Mubes BEM Unikarta.
Dia menegaskan bahwa setiap keputusan akan tetap mempertimbangkan aspirasi mahasiswa.
“Tidak seperti yang disampaikan bahwa kami akan mengambil alih 100 persen. Pasti kita akan bertemu dan mempertimbangkan masukan dari teman-teman,” tegasnya.
Sebagai bentuk tindak lanjut, pihak universitas berencana menggelar pertemuan lanjutan dengan pimpinan lembaga kemahasiswaan.
“Kita ingin bicara bersama-sama, mencari jalan keluar yang terbaik,” ujarnya.
Ia juga membuka ruang dialog lanjutan bagi mahasiswa agar aspirasi dapat terus disampaikan secara langsung kepada pihak universitas.
“Nanti teman-teman juga boleh menyampaikan kembali pandangannya. Kita ingin bicara sama-sama secara terbuka,” pungkasnya. (*)
Penulis: Ulwan Murtadha
Editor: Ufqil Mubin











