Search

Ragam Kegiatan di PKKMB Unikarta Tahun 2025

Ketua Panitia Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Universitas Kutai Kartanegara, Zulkarnain. (Berita Alternatif/Ulwan Murtadho)

BERITAALTERNATIF.COM – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) bersiap menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025.

Ketua Panitia PKKMB Unikarta Zulkarnain menyebut kegiatan ini menjadi pintu masuk utama bagi mahasiswa baru dalam memahami budaya kampus.

PKKMB juga diproyeksikan sebagai ruang interaksi lintas fakultas sekaligus wadah memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan akademis.

Dia mengatakan, PPKMB yang rencananya akan digelar pada 26 Agustus ini tak jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski begitu, PKKMB tahun ini akan memberi kesan pertama yang berharga bagi mahasiswa baru, salah satunya kehadiran orang nomor satu Kukar Aulia Rahman Basri sebagai pemateri.

Tahun ini panitia mengusung tema Satu Bangsa, Satu Jiwa, Unikarta Bergerak dan Berdampak untuk Nusantara.

Menurut Zulkarnain, pemilihan tema tersebut lahir dari tekad panitia untuk meminimalkan sekat antarfakultas dan mendorong mahasiswa baru untuk tidak membatasi diri antarsesama mahasiswa Unikarta.

Kata dia, panitia ingin menyatukan seluruh fakultas di Unikarta sehingga tidak muncul gesekan antarmahasiswa karena perbedaan fakultas.

“Jangan karena yang ini fakultas pertanian, yang ini fakultas lain, jadi enggak mau berinteraksi dengan fakultas-fakultas lain,” jelasnya pada Jumat (23/9/2025).

Ia menegaskan, PKKMB bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk membangun ikatan civitas akademika yang lebih solid.

Tema itu juga menegaskan harapan agar lulusan Unikarta tidak hanya berorientasi lokal, tetapi mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Melalui kegiatan ini, lanjut Zulkarnain, mahasiswa baru diarahkan meningkatkan kapasitas diri agar kelak mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa.

Dari sisi teknis, panitia kini mengebut persiapan perlengkapan. Spanduk, surat-menyurat, hingga detail kecil pendukung acara mulai dipenuhi.

Dia memastikan kesiapan teknis menjadi kunci kelancaran jalannya kegiatan, sebab detail yang rapi akan memberi kenyamanan bagi peserta maupun panitia.

Materi PKKMB juga menyesuaikan perkembangan zaman. Tahun ini, panitia memasukkan pembahasan mengenai kecerdasan buatan (AI) yang dinilai relevan dengan kehidupan sehari-hari mahasiswa.

“Kami lebih melihat bahwa AI itu sangat relevan karena mulai dari tugas-tugas yang terkecil sampai yang besar itu kita tidak pernah luput dari AI dan selalu sangat berharap serta berpatokan pada AI,” ucapnya.

Topik tersebut penting agar mahasiswa tak hanya memahami manfaat AI, tetapi juga siap menyikapi tantangan yang hadir bersamanya.

Selain itu, panitia menghadirkan pembekalan kewirausahaan. Narasumber yang diundang adalah Kamal Harpa, sosok berpengalaman di dunia usaha sekaligus pengurus aktif Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Materi ini diharapkan menumbuhkan mental wirausaha di kalangan mahasiswa baru serta mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja.

Zulkarnain menegaskan, PKKMB tak hanya perkenalan, melainkan proses awal dalam pembentukan karakter.

Dia menilai pengalaman berorganisasi dapat melengkapi ilmu perkuliahan. Karena itu, ia mendorong mahasiswa baru untuk bergabung dalam organisasi.

Menurutnya, ruang organisasi akan melatih kemampuan komunikasi, memperluas interaksi sosial dan relasi hingga melatih kepemimpinan mahasiswa. Hal-hal ini tak sepenuhnya bisa didapat di ruang kelas.

“Saya sangat berharap teman-teman mampu mengikuti organisasi, karena saya rasa materi yang kita dapatkan di perkuliahan itu sekadar 30% saja. Selebihnya itu kita gali dan kita cari di dunia-dunia organisasi,” bebernya.

Dengan segala persiapan yang tengah berjalan, panitia optimis PKKMB Unikarta 2025 akan memberikan kesan mendalam bagi mahasiswa baru.

Ia berharap seluruh mahasiswa baru bersedia ikut serta dalam kegiatan ini. Pasalnya, kegiatan ini akan banyak membantu mahasiswa baru untuk lebih mengenal secara lebih mendalam kultur serta lingkungan Kampus Ungu.

“Karena di sini kita mengetahui bagaimana budaya kampus, bagaimana kebiasaan-kebiasaan senior. Jadi, harapannya teman-teman nanti mampu untuk mengikuti serta berkontribusi secara langsung dalam PPKMB ini,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA