Search

PT Mahakam Gerbang Raja Migas Gelar Sunatan Massal Gratis

BERITAALTERNATIF.COM – PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menggelar sunatan massal gratis.

Kegiatan yang diikuti 96 orang peserta tersebut berlangsung di Kantor MGRM Kukar pada Minggu (13/4/2025).

Direktur Utama PT MGRM Efri Novianto mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2025.

Program ini merupakan salah satu hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2024, yang telah menetapkan anggaran CSR sebesar Rp 1,5 miliar.

Dari anggaran tersebut, pihaknya menyusun sejumlah program CSR, salah satunya kegiatan sunatan massal, yang jadi program perdana MGRM pada tahun 2025.

Selain itu, ada program food core, pengendalian inflasi, hingga bantuan sosial lain yang salah satunya untuk imam masjid.

“Siapa yang menyusun program ini? Program ini disusun oleh tim yang terdiri dari beberapa perwakilan, dari tokoh masyarakat, kampus, media, perwakilan pemerintah. Nah, dari tim inilah kemudian lahir berbagai program, termasuk sunatan massal ini,” jelas Efri.

Sunatan massal tersebut menargetkan 100 peserta. Sampai hari terakhir pembukaan pendaftaran, terdapat 84 anak yang mendaftarkan diri.

Menariknya, kegiatan ini juga diikuti oleh peserta non-Muslim.

“Saya tanya, kok ikut? Katanya, bukan karena agama, tapi karena alasan kesehatan. Jadi, sunat ini sekarang dilihat sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan reproduksi,” ujarnya.

Setiap peserta mendapatkan layanan kesehatan, bingkisan berupa songkok dan kain, serta makanan ringan.

Efri menyebutkan estimasi anggaran per anak sekitar Rp 500 ribu, sehingga total biaya kegiatan ini diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Ia berharap kegiatan tersebut mendapat persetujuan dalam RUPS tahun berikutnya, yang rencananya akan digelar pada Mei 2025, sehingga sunatan massal dan program-program CSR lainnya bisa terus dilanjutkan dan ditingkatkan.

Kata dia, MGRM merupakan BUMD pengelola sumber daya alam yang memiliki kewajiban untuk mengalokasikan CSR sekitar 2 persen dari keuntungan perusahaan.

“Selama perusahaannya untung, dan masih ada participating interest, insyaallah program CSR akan tetap bergulir. Karena intinya, semua kembali ke masyarakat juga,” tutupnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifa’i

Editor: Ufqil Mubin 

Tags :

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA