Search

Nyoto Suwignyo Dorong Dapur Fimizoe SPPG Bugis sebagai Dapur Percontohan MBG di Kalimantan

Deputi Kepala BGN Pusat Bidang Promosi dan Kerja Sama Nyoto Suwignyo (kedua dari kanan) saat peresmian Dapur Fimizoe SPPG Bugis pada Kamis, 4 November 2025. (Berita Alternatif/Ulwan Murtadha)

BERITAALTERNATIF.COM – Deputi Kepala BGN Pusat Bidang Promosi dan Kerja Sama, Nyoto Suwignyo, mendukung Dapur Fimizoe SPPG Bugis sebagai dapur percontohan di Kalimantan yang melayani para pelajar dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan Dapur Fimizoe SPPG Bugis, yang berlokasi di Go Mall Samarinda, Kamis (6/11/2025).

Dalam sambutannya, Nyoto menjelaskan bahwa ide pengembangan dapur MBG di kawasan perkotaan seperti Samarinda bermula dari pertemuannya dengan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud pada acara Saudagar KKSS.

Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan rendahnya progres pembangunan SPPG atau dapur MBG di sejumlah kabupaten/kota di Kaltim.

“Kami sampaikan kepada Pak Gubernur bahwa dukungan dari pemerintah daerah masih sangat rendah. Hampir di semua kabupaten-kota progresnya belum signifikan,” ungkapnya.

Nyoto menuturkan bahwa sejak April lalu, pihaknya menerima surat dari pemerintah pusat yang meminta seluruh pemerintah provinsi serta kabupaten/kota untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dapur MBG.

Dari situ, BGN mulai intens menjalin koordinasi dengan berbagai pemerintah daerah di Kalimantan, termasuk di Kaltim.

“Kami sadar pentingnya koordinasi lintas pemerintah daerah agar program MBG ini tidak hanya berhenti di wacana, tapi benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dia menceritakan bahwa ide pemanfaatan Go Mall sebagai lokasi dapur MBG bermula secara tidak sengaja.

Saat berdiskusi santai dengan beberapa pihak di Samarinda, ia mendengar bahwa sebagian area mal merupakan aset BUMD yang kurang termanfaatkan. Dari situlah muncul gagasan untuk mengubahnya menjadi pusat dapur MBG perkotaan.

“Kami diskusi bagaimana kalau pemerintah daerah memanfaatkan aset-aset yang tidak optimal. Mal ini luas dan sempat sepi, jadi kami pikir mengapa tidak dijadikan dapur MBG,” jelasnya.

Menurut Nyoto, keberadaan dapur di dalam mal membawa banyak manfaat. Selain memberikan citra positif terhadap program MBG, juga menunjukkan bahwa pelayanan publik dapat hadir dengan standar yang tinggi.

“Keuntungannya, pertama kita membuktikan bahwa MBG bukan sekadar makanan gratis biasa. Ia bisa berada di kelas mal, dengan standar kebersihan, sanitasi, dan manajemen profesional,” tegasnya.

Nyoto menambahkan, pembangunan Dapur Fimizoe di Go Mall merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra sosial.

Ia berharap dapur tersebut menjadi contoh bagi kota-kota lain di Kaltim untuk mengembangkan dapur serupa.

Dari laporan tim lapangan, kata Nyoto, saat ini di Kota Samarinda tercatat sudah ada sekitar 74 dapur MBG yang direncanakan, dengan 20 dapur yang telah beroperasi aktif.

Dia menargetkan seluruh infrastruktur dapat selesai pada tahun 2025 sehingga pada 2026 program layanan MBG bisa berjalan penuh.

“Tahun 2025 ini kami fokus pada pembangunan infrastrukturnya. Tahun 2026, kita tinggal jalankan pelayanan penuh di dapur,” tuturnya.

Ia juga meminta agar setiap daerah memperkuat koordinasi dengan Satgas MBG di tingkat kota maupun provinsi untuk mempercepat proses verifikasi dan penyelesaian pembangunan.

“Saya minta teman-teman Satgas di Samarinda dan provinsi berkomunikasi secara intens, supaya target 2026 bisa tercapai. Jangan ada yang tertinggal,” pungkas Nyoto.

Acara peresmian ini juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Fimizioe Mohammad Zulkifli, Fitriana, beserta para pendiri yayasan, Wali Kota Samarinda Andi Harun, dan perwakilan Pemprov Kaltim.

Yayasan Fimizioe Mohammad Zulkifli menjadi mitra utama pelaksana dapur MBG di wilayah Kaltim melalui program Dapur Fimizoe SPPG Bugis, yang diharapkan menjadi model dapur berstandar tinggi pertama di kawasan perkotaan Kalimantan. (*)

Penulis: Ulwan Murtadha
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA