Search

Militer AS di Balik Serangan Zona Minyak UEA

Iran membantah bertanggung jawab atas kebakaran di zona minyak Uni Emirat Arab di Fujairah, sementara media pemerintah menuduh militer Amerika Serikat berada di balik insiden tersebut, dengan tujuan membuka jalur pelayaran melalui Selat Hormuz. (Al Mayadeen)

BERITAALTERNATIF.COM – Penyiar negara Iran, IRIB, pada Senin (4/5/2026) melaporkan—mengutip sumber militer—bahwa militer AS bertanggung jawab atas kebakaran di fasilitas minyak di Uni Emirat Arab (UEA). Aksi tersebut disebut dilakukan untuk membuka jalur bagi kapal-kapal melalui Selat Hormuz.

Sumber yang tidak disebutkan namanya itu menolak keterlibatan Iran dan menyatakan kepada televisi pemerintah bahwa insiden tersebut merupakan hasil “petualangan militer” AS untuk mengamankan jalur pelayaran, serta menegaskan bahwa Washington harus bertanggung jawab, bukan Teheran.

“Iran tidak memiliki rencana untuk menyerang fasilitas minyak [di UEA]. Apa yang terjadi adalah hasil dari petualangan militer pasukan AS, yang bertujuan menciptakan jalur bagi kapal melalui Selat Hormuz. Militer AS-lah yang harus bertanggung jawab atas kejadian ini,” ujar sumber tersebut.

Sebelumnya pada hari yang sama, otoritas UEA menuduh Iran sebagai pelaku serangan di Zona Industri Minyak Fujairah, menyebutnya sebagai “eskalasi berbahaya,” dan menyatakan bahwa mereka berhak untuk merespons.

Kantor berita Tasnim Iran melaporkan—mengutip sumber militer—bahwa jika UEA mengambil langkah “tidak bijak,” maka seluruh kepentingannya dapat menjadi target Iran.

Sumber tersebut memperingatkan bahwa jika UEA menjadi “alat di tangan Israel” dan melakukan kesalahan perhitungan, maka negara itu akan menerima “pelajaran yang tidak akan pernah dilupakan.”

Ia menambahkan bahwa UEA menyadari dirinya “duduk di rumah kaca yang rapuh,” sehingga ketidakamanan bisa menjadi ancaman fatal.

Dia juga menyatakan bahwa jika UEA mengulangi “kesalahan Perang Empat Puluh Hari,” Iran akan menghentikan segala bentuk penahanan diri dan memperlakukan negara tersebut seperti bagian dari entitas Israel.

Badan UK Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan tiga insiden terpisah di perairan UEA pada hari Senin: Sebuah kapal tanker minyak, kemudian diidentifikasi sebagai MV Barakah (kapal pengangkut minyak mentah fd kosong yang dioperasikan ADNOC Logistics and Services), terkena proyektil sekitar 78 mil laut di utara Fujairah. Seluruh awak dilaporkan selamat.

Kemudian, kebakaran di ruang mesin kapal kargo terjadi sekitar 36 mil laut di utara Dubai.

Selain itu, kebakaran kapal ketiga dilaporkan sekitar 14 mil laut di barat Pelabuhan Saqr.

Tidak ada kerusakan lingkungan yang dilaporkan dari ketiga insiden tersebut. (*)

Sumber: Al Mayadeen

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA