Search

Menelusuri Sejarah Hari Jadi Tenggarong dan Asal-usul Nama Kota

Potret wisata dan sungai di Tenggarong. (Indonesia Tourism)

BERITAALTERNATIF.COM – Sejarawan sekaligus budayawan Kutai Kartanegara, Awang Rifani, menyebut penetapan hari jadi Kota Tenggarong yang kini diperingati setiap tahun berkaitan dengan proses perpindahan pusat pemerintahan tersebut.

Tenggarong pada 2026 diperingati telah berusia 244 tahun. Perhitungan tersebut merujuk pada tahun 1782, ketika Sultan datang dan memindahkan pusat pemerintahan ke kawasan yang kini menjadi Tenggarong.

Awang mengatakan bahwa tanggal 28 September 1782 kemudian disimpulkan sebagai tanggal kedatangan Sultan ke Tenggarong berdasarkan penelusuran para sejarawan.

“Sejarawan mencari hari ketika Najibud datang ke sini. Kesimpulan para sejarawan ketemulah tanggal 28 September 1782,” ujarnya kepada awak media Berita Alternatif di Tenggarong, Senin (28/9/2026).

Namun, dia menekankan bahwa dalam penelitian sejarah, penentuan tanggal suatu peristiwa yang berlangsung ratusan tahun lalu tidak selalu dapat dipastikan secara mutlak.

Para sejarawan, sambungnya, harus menelusuri rangkaian peristiwa yang berkaitan, mulai dari kepulangan Sultan dari Wajo, proses penabalan di Samarinda, hingga perpindahannya ke Tenggarong.

Dari berbagai rangkaian informasi tersebut kemudian dicari titik yang paling mendekati untuk menentukan waktu terjadinya suatu peristiwa.

“Kalau sejarah ini kita mencari yang akurat 100 persen itu tidak bisa ditentukan 100 persen. Itu kesimpulan dari para sejarawan. Kita mencari mana yang paling mendekati,” katanya.

Menurutnya, proses tersebut penting karena penetapan hari jadi sebuah kota membutuhkan dasar historis yang dapat ditelusuri, meskipun jarak waktunya telah mencapai ratusan tahun.

Selain mengenai berdirinya kota, ia juga menyoroti asal-usul nama Tenggarong yang selama ini berkembang dalam berbagai versi di masyarakat.

Awang menyebut salah satu versi yang cukup populer mengatakan bahwa Tenggarong berasal dari istilah “tangga arung”, yang dikaitkan dengan bahasa Bugis dan dimaknai sebagai rumah raja. Namun, versi tersebut perlu dikaji kembali.

Dia menjelaskan bahwa dalam bahasa Bugis, kata arung memang memiliki arti raja. Namun, kata yang berarti rumah adalah bola, bukan tangga. “Tangga itu tidak ada dalam kosa kata Bugis,” tegasnya.

Karena itu, ia berpandangan bahwa asal-usul nama Tenggarong lebih berkaitan dengan nama tumbuhan tegaron, sebagaimana cerita mengenai rombongan Sultan yang melihat bunga berwarna putih di tepian sungai.

Awang berpendapat, nama tersebut kemudian berkembang dari Tegaron menjadi Tenggarong dalam penggunaannya di masyarakat.

“Memang kampung ini namanya Kampung Tenggarong karena ada Sungai Tegarong Besar dan Sungai Tegarong Anak. Itulah yang muncul kemudian menjadi nama kota,” ujarnya.

Perubahan penyebutan tersebut, kata dia, dapat terjadi karena pengucapan kata tegaron kemudian berkembang dalam penggunaan sehari-hari hingga menjadi Tenggarong.

“Karena lidah orang tegaron itu kan kurang nyaman diucapkan,” katanya.

Ia menyebut jejak tersebut menunjukkan bahwa sejarah Tenggarong tidak hanya dapat dilihat dari bangunan pemerintahan atau peninggalan fisik, tetapi juga dari nama sungai, tumbuhan, dan cerita masyarakat yang berkembang dari generasi ke generasi.

Sejarah awal Tenggarong, dengan demikian, tidak terlepas dari perpindahan pusat pemerintahan Kesultanan Kutai Kartanegara, kondisi geografis kawasan sungai, serta ingatan masyarakat tentang asal-usul nama kota yang kini telah berusia 244 tahun. (*)

Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

This error message is only visible to WordPress admins

Error 400: API key not valid. Please pass a valid API key..

Domain code: global
Reason code: badRequest

Error: No videos found.

Make sure this is a valid channel ID and that the channel has videos available on youtube.com.

This error message is only visible to WordPress admins

Error 400: API key not valid. Please pass a valid API key..

Domain code: global
Reason code: badRequest

Error: No videos found.

Make sure this is a valid channel ID and that the channel has videos available on youtube.com.

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA