BERITAALTERNATIF.COM – Di tengah tekanan anggaran dan pengurangan dana transfer dari pusat, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tetap berkomitmen menjalankan dua sektor prioritas secara seimbang, pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim Noviari Noor menegaskan bahwa kedua sektor itu tidak akan dipertentangkan.
“Keduanya sama penting dan saling melengkapi. Infrastruktur tanpa SDM unggul tidak akan berkelanjutan,” ujarnya kepada awak media baru-baru ini.
Menurutnya, arah kebijakan pembangunan daerah tetap mengacu pada visi misi Bupati Kutim yang menekankan keseimbangan antara fisik dan nonfisik.
“Pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas publik tetap berjalan, namun di saat yang sama program peningkatan pendidikan dan pelatihan juga terus digerakkan,” katanya.
Dia menjelaskan, penyesuaian anggaran yang dilakukan pemerintah tidak berarti ada sektor yang dikorbankan. Hanya skala prioritasnya yang disusun ulang.
Pemkab Kutim berupaya mengoptimalkan efisiensi pembiayaan agar setiap rupiah anggaran memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Pengurangan anggaran tidak boleh mematikan semangat pembangunan. Justru ini momentum untuk lebih kreatif,” ujarnya.
Beberapa program peningkatan SDM seperti pelatihan tenaga kerja, beasiswa, dan peningkatan kompetensi ASN tetap dilanjutkan sesuai kemampuan kas daerah.
Sementara di bidang infrastruktur, proyek strategis yang mendukung konektivitas antarwilayah tetap dijalankan.
Asisten II menegaskan, keseimbangan pembangunan ini menjadi ciri khas Kutim yang ingin maju tanpa meninggalkan aspek kemanusiaan.
Ia juga mengajak seluruh OPD menjaga konsistensi pelaksanaan program agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Yang penting bukan seberapa besar anggarannya, tapi seberapa nyata manfaatnya bagi warga Kutai Timur,” pungkasnya. (adv)
Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin













