Search

Dispar Kukar Siapkan Jambore Ekraf dan Bantuan Komunitas hingga Rp100 Juta

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda. (Dok. KutaiRaya.com)

BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan program Jambore Ekonomi Kreatif (Ekraf) untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan kapasitas pelaku usaha kreatif di 20 kecamatan.

Program tersebut akan mengumpulkan berbagai produk unggulan dari kecamatan untuk menjalani kurasi di Tenggarong.

Selain promosi produk, Dispar Kukar juga menyiapkan bantuan stimulus bagi komunitas ekonomi kreatif dengan plafon anggaran maksimal Rp100 juta.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, menjelaskan Jambore Ekraf merupakan bagian dari subkegiatan promosi produk ekonomi kreatif dan kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD).

Program ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi teknis bersama Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, Bappeda Kukar, serta dinas pariwisata tingkat kabupaten dan provinsi. Pelaksanaannya juga menjadi perhatian Kementerian Ekonomi Kreatif.

“Produk-produk kreatif dari 20 kecamatan akan dikumpulkan di satu tempat, yaitu Tenggarong, untuk dikurasi,” ujar Zikra, Kamis (5/11/2026).

Menurut dia, proses kurasi tidak hanya mempertimbangkan kemasan produk, tetapi juga potensi pengembangan, ketersediaan bahan baku, serta kemampuan pelaku usaha memahami produk dan sistem pemasarannya.

Dispar Kukar juga akan memberikan workshop dan pelatihan agar pelaku usaha mampu mempresentasikan produknya kepada calon mitra bisnis.

“Kami akan melatih mereka melakukan pitching bisnis. Mereka harus bisa menjelaskan produk, termasuk storytelling produk. Itu akan diajarkan di sana,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, pelaku ekonomi kreatif juga mendapatkan pendampingan terkait pemasaran dan rantai pasok. Pengumpulan produk dari berbagai kecamatan diharapkan membuka peluang kerja sama, terutama bagi daerah yang memiliki keterkaitan antara ketersediaan bahan baku dan hasil produksi.

Dispar Kukar turut berupaya menghubungkan pelaku usaha dengan forum PJSP untuk memperluas dukungan pengembangan produk. Langkah ini diperlukan karena sejumlah kebutuhan, seperti pengujian laboratorium, sertifikasi, hingga insentif ekspor, belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh OPD.

Setelah tahap kurasi, Jambore Ekraf akan berlanjut pada triwulan IV melalui kegiatan business matching antarpelaku usaha atau B2B.

Produk yang telah lolos kurasi akan dipertemukan dengan akademisi dan pelaku usaha berpengalaman. Pertemuan tersebut diarahkan untuk membuka akses pasar nasional sebelum mendorong pemasaran produk ke tingkat internasional.

Di sisi lain, Dispar Kukar menyiapkan bantuan stimulus bagi komunitas ekonomi kreatif dengan plafon anggaran tertinggi Rp100 juta.

Zikri menyebut bantuan tersebut diberikan dalam bentuk uang agar komunitas dapat menyesuaikan penggunaannya dengan kebutuhan masing-masing. Mekanisme penyalurannya mencakup kurasi, pemeriksaan proposal, verifikasi, hingga pelaporan secara triwulanan.

“Ketika kita membantu dalam bentuk barang, terkadang tidak tepat sasaran. Barangnya belum tentu sesuai dengan kebutuhan komunitas,” paparnya.

Ia menekankan bahwa Rp100 juta merupakan batas maksimal bantuan, bukan nominal yang otomatis diterima setiap komunitas.

Besaran bantuan akan ditentukan berdasarkan hasil kurasi dan pertimbangan terhadap dampak kegiatan yang diajukan.

“Rp100 juta itu plafon anggaran tertinggi, bukan berarti harus Rp100 juta. Kalau pelaku ekonomi kreatif menganggap setiap orang harus mendapatkan Rp100 juta, tidak seperti itu,” tegasnya.

Saat ini, Dispar Kukar mulai menerima proposal dari sejumlah komunitas. Petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan program juga tengah disusun sebagai pedoman penyaluran bantuan pada 2027.

Selain menyiapkan stimulus baru, Dispar Kukar telah menyalurkan insentif untuk mendukung aktivitas pertunjukan seni, termasuk bagi sanggar dan kelompok tari.

Nilai bantuan pertunjukan yang sebelumnya Rp1,5 juta kini meningkat menjadi Rp2 juta hingga Rp2,5 juta. Sementara itu, bantuan untuk sanggar tertentu mencapai Rp5 juta.

Zikri menyampaikan total bantuan yang telah didistribusikan kepada komunitas ekonomi kreatif di Kukar mencapai kisaran Rp330 juta hingga Rp340 juta. (Adv)

Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Devi Nila Sari

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

This error message is only visible to WordPress admins

Error 400: API key not valid. Please pass a valid API key..

Domain code: global
Reason code: badRequest

Error: No videos found.

Make sure this is a valid channel ID and that the channel has videos available on youtube.com.

This error message is only visible to WordPress admins

Error 400: API key not valid. Please pass a valid API key..

Domain code: global
Reason code: badRequest

Error: No videos found.

Make sure this is a valid channel ID and that the channel has videos available on youtube.com.

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA