Search

Disdikbud Kukar Dorong Transformasi Digital Lewat Sekolah Rujukan Google

Plt. Kepala Bidang SMP, Emi Rosana. (Kukar Paper)

BERITAALTERNATIF.COM – Disdikbud Kabupaten Kukar terus mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi melalui program Sekolah Rujukan Google (RSG).

Plt. Kepala Bidang SMP, Emi Rosana mengungkapkan bahwa saat ini sebanyak 16 sekolah di Kukar telah menyandang status Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG).

Dari 16 sekolah tersebut, 15 di antaranya merupakan jenjang SMP dan 1 SD.

“Sekolah-sekolah ini sudah tersebar di sekitar 14 kecamatan. Jadi kita masih menggarap enam kecamatan lagi agar pemerataan program ini bisa terwujud,” ujar dia kepada Berita Alternatif, Senin (2/6/2025).

Ia menerangkan untuk menjadi sekolah rujukan Google bukan perkara mudah. Pasalnya, sekolah harus melalui sejumlah tahapan serta memenuhi standar yang ditetapkan oleh Google sebagai lembaga teknologi global.

Salah satu syarat utamanya adalah penggunaan Google Workspace for Education secara menyeluruh dalam proses pembelajaran.

“Jadi sekolah rujukan Google itu adalah sekolah yang menerapkan pembelajaran berbasis teknologi, dan diakui oleh Google karena memenuhi standar penggunaannya. Ini adalah bentuk pengakuan internasional,” terang Emi.

Saat ini, lanjut dia, seluruh sekolah yang terlibat masih dalam status kandidat dan menunggu hasil penilaian akhir dari Google.

Emi menyebut bahwa proses menuju pengakuan penuh sebagai SRG memerlukan waktu, komitmen, serta peningkatan berkelanjutan di sisi manajemen sekolah hingga kemampuan digital tenaga pendidik.

“Kita sudah apply untuk beberapa sekolah agar bisa naik level, tapi hasil akhirnya belum keluar. Sementara ini, semuanya masih berada di tahap kandidat,” ungkapnya.

Emi berharap program ini bisa semakin diperluas ke seluruh kecamatan di Kukar.

Menurutnya, transformasi digital dalam dunia pendidikan bukan hanya tentang fasilitas, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia serta mudah beradaptasi dengan perkembangan budaya belajar.

“Target kita bukan sekadar jumlah, tapi kualitas. Jadi pelan-pelan kita kawal, supaya hasilnya benar-benar berdampak,” pungkas dia. (adv)

Penulis & Editor: M. As’ari

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA