BERITAALTERNATIF.COM – Menurut laporan wartawan Mehr, kita mengetahui bahwa Omar Khayyam lebih dikenal sebagai matematikawan, astronom, dan filsuf dibanding sebagai penyair; singkatnya, ia adalah seorang ilmuwan yang tekun. Namun mengapa dirinya, bukan hanya di Iran tetapi juga di seluruh dunia, lebih dikenal melalui rubaiyatnya daripada karya lainnya?
Buku Filsuf yang Tertutup dan Rubaiyat yang Harum; Penerimaan Global Rubaiyat Hakim Omar Khayyam merupakan kumpulan artikel penelitian mengenai bagaimana rubaiyat Omar Khayyam diterima, diterjemahkan, dan dibaca ulang di berbagai negara di dunia. Karya ini dihimpun oleh Ali-Asghar Seyed-Gohrab dan diterjemahkan oleh Mostafa Hosseini. Fokus utamanya adalah menelaah posisi global Khayyam dan proses terbentuknya ketenarannya di tingkat internasional.
Buku ini lebih banyak membahas persoalan “penerimaan global” karya-karya Khayyam daripada sekadar mengulas kehidupannya atau menganalisis rubaiyat Persia miliknya. Para penulis artikel berupaya menunjukkan bagaimana rubaiyat Khayyam melampaui batas-batas Iran dan memperoleh makna serta pembacaan baru di berbagai budaya dan bahasa. Dengan kata lain, tema utama buku ini adalah bagaimana Khayyam berubah menjadi sosok global dalam sastra dan pemikiran dunia.
Buku tersebut terdiri atas pendahuluan dan beberapa bab tematik yang masing-masing membahas posisi Khayyam di suatu wilayah budaya atau geografis tertentu. Bab-bab utama meliputi: Khayyam di Iran; Khayyam di dunia Arab dan Turki; Khayyam di Belanda; Khayyam di Rusia dan Georgia; Khayyam di Inggris era Victoria; Khayyam di India; serta basis data internasional Khayyam. Struktur ini menunjukkan bahwa karya tersebut lebih menekankan pendekatan komparatif dan kajian resepsi, dengan tujuan menganalisis jalur penyebaran dan penafsiran ulang rubaiyat Khayyam di dunia.
Argumen utama buku ini adalah bahwa ketenaran internasional Khayyam bukan hanya berasal dari nilai sastra rubaiyatnya, tetapi juga merupakan hasil dari proses sejarah penerjemahan, adaptasi, dan pembacaan ulang budaya. Para penulis menjelaskan bahwa setiap masyarakat menafsirkan Khayyam sesuai dengan konteks intelektual dan budaya mereka sendiri. Karena itu, citra Khayyam di dunia tidak bersifat tunggal maupun tetap.
Khayyam Mempengaruhi Siapa Saja?
Di berbagai bagian buku, dibahas pengaruh Khayyam terhadap para penyair, penulis, pemikir, seniman, bahkan dunia musik di berbagai negara. Buku ini juga memberi perhatian khusus pada peran penerjemahan—terutama terjemahan terkenal karya Edward FitzGerald—dalam menyebarkan ketenaran Khayyam di Eropa dan Amerika. Buku tersebut menunjukkan bahwa banyak pembaca Barat lebih mengenal Khayyam sebagai penyair-filsuf dan pemikir daripada sebagai ilmuwan dan matematikawan.
Buku Filsuf yang Tertutup dan Rubaiyat yang Harum; Penerimaan Global Rubaiyat Hakim Omar Khayyam menghadirkan gambaran yang jelas mengenai “sejarah resepsi” Khayyam di dunia; yakni bagaimana berbagai budaya memahami, menafsirkan, dan kadang menciptakan ulang karya-karyanya. Karena itu, buku ini menjadi sumber penting bagi penelitian di bidang sastra perbandingan, sejarah penerjemahan, dan kajian globalisasi sastra Persia.
Penelitian ini juga menyinggung persoalan keaslian rubaiyat Khayyam dan mengingatkan bahwa banyak rubaiyat terkenal hanya dinisbatkan kepadanya, sementara jumlah rubaiyat asli Khayyam sebenarnya lebih terbatas daripada anggapan umum. Dengan demikian, buku ini secara implisit juga mengajukan pertanyaan: mengapa Khayyam lebih dikenal di dunia melalui rubaiyatnya dibanding karya ilmiah dan filsafatnya?
Buku Filsuf yang Tertutup dan Rubaiyat yang Harum merupakan upaya akademis untuk meneliti proses globalisasi Khayyam dan rubaiyatnya. Karya ini menunjukkan bahwa ketenaran internasional Khayyam tidak hanya dibangun di atas teks Persia rubaiyatnya, tetapi juga melalui penerjemahan, penafsiran, dan pembacaan ulang budaya di berbagai belahan dunia. Oleh sebab itu, buku ini dapat dianggap sebagai penelitian penting dalam memahami posisi global sastra Persia dan bagaimana ketenaran sastra terbentuk di tingkat dunia.
Filsuf yang Tertutup dan Rubaiyat yang Harum; Penerimaan Global Rubaiyat Hakim Omar Khayyam yang dihimpun oleh Ali-Asghar Seyed-Gohrab dan diterjemahkan oleh Mostafa Hosseini diterbitkan dalam 315 halaman oleh Nashr-e Hermes. (*)
Sumber: Mehr News












