BERITAALTERNATIF.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menerapkan manajemen talenta sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional dan memastikan setiap pejabat menempati posisi sesuai kompetensi serta kemampuan yang dimiliki.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, prinsip the right man in the right place menjadi salah satu dasar dalam penataan organisasi pemerintahan daerah.
Melalui pendekatan tersebut, penempatan aparatur tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan organisasi, tetapi juga kemampuan dan potensi masing-masing pegawai.
Kata dia pendekatan ini masuk dalam 17 prorgam dedikasi Kukar Idaman Terbaik untuk menciptakan birokrasi yang maju dan profesional.
“Penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat menjadi salah satu upaya kita membangun birokrasi yang profesional. Karena itu, manajemen talenta harus benar-benar diterapkan,” kata Aulia saat diwawancarai di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Jumat (6/11/2026).
Dia menyebut Sekretaris Daerah Kukar Sunggono telah mengawal implementasi manajemen talenta di lingkungan pemerintah daerah.
Menurut Aulia, penerapan sistem tersebut sejauh ini telah berjalan dengan baik dan perlu terus diperkuat agar memberikan dampak terhadap kinerja organisasi.
Penataan sumber daya manusia aparatur menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain kompetensi pejabat, pemerintah daerah juga perlu memperhatikan efektivitas koordinasi dan pembagian tugas antar lembaga.
“Organisasi pemerintahan harus diisi oleh orang-orang yang memiliki kapasitas sesuai bidang tugasnya. Dengan begitu, roda pemerintahan bisa berjalan lebih efektif,” ujarnya.
Aulia menilai, birokrasi yang profesional tidak hanya diukur dari struktur organisasi, tetapi juga dari kemampuan aparatur menjalankan tanggung jawabnya.
“Kita ingin sistem ini terus berjalan dan memberikan dampak positif terhadap kinerja seluruh organisasi perangkat daerah di Kukar,” tutupnya. (Adv)
Penulis: Arif Rahmansyah
Editor: Devi Nila Sari










