BERITAALTERNATIF.COM – Bupati Kukar Aulia Rahman Basri berkomitmen untuk memperkuat transformasi ekonomi dan kolaborasi antar daerah.
Ia menilai bahwa masa depan Kukar tidak bisa terus bergantung pada eksploitasi sumber daya alam yang tak terbarukan.
Kata dia, ketergantungan yang berlebihan terhadap sektor pertambangan harus segera disikapi dengan langkah strategis.
Salah satunya dengan mengarahkan transformasi ekonomi menuju sektor yang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan.
“Eksploitasi sumber daya alam harus memiliki nilai keberlanjutan tinggi, bukan hanya dari sisi lingkungan, tapi juga dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah untuk menopang transformasi ekonomi,” ucapnya saat kunjungan kerja Pemkab Wajo, Sulawesi Selatan pada Selasa (8/7/2025)
Aulia menjelaskan bahwa arah pembangunan Kukar saat ini difokuskan pada konsep pertumbuhan yang inklusif, tumbuh, merata, dan lestari.
Beberapa sektor unggulan yang didorong adalah pertanian, perikanan, dan perkebunan.
Ketiganya akan diintegrasikan dalam skema hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah serta menciptakan rantai pasok yang efisien.
Meskipun demikian, lanjut dia, semua rencana besar tersebut tidak akan berarti tanpa peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“SDM unggul adalah syarat mutlak. Maka kami membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk antar pemerintah daerah,” jelas Aulia.
Ia menilai bahwa saat ini kolaborasi antar daerah sangatlah penting demi membangun Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing global.
“Kolaborasi adalah kunci. Kita tidak lagi bicara siapa paling unggul, tapi siapa paling siap bersinergi untuk masa depan yang lebih baik,” pungkas dia. (*)
Penulis & Editor: M. As’ari












