BERITAALTERNATIF.COM – Bupati Aulia Rahman Basri Optimis kafilah Kukar mampu kembali meraih gelar juara umum ketujuh kali berturut-turut pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kaltim di Sanggata tahun ini.
Pasalnya, proses panjang yang telah dijalani para peserta sebelum berangkat ke MTQ Tingkat Provinsi Kaltim ini sangat luar biasa.
Seluruh kafilah telah mengikuti pelatihan intensif melalui program training center yang digelar oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).
“Harapan kita pertama, para kafilah bisa mengeluarkan potensi terbaiknya. Apa yang mereka latih selama proses TC (pemusatan latihan) itu yang harus ditunjukkan. Hasil tidak akan mengkhianati proses,” ujar dia kepada awak media usai melepas kafilah Kukar pada Kamis (10/7/2025).
Ia menjelaskan bahwa Pemkab Kukar selama ini tidak terfokus pada hasil semata, melainkan pada pembinaan yang sistematis serta berkelanjutan.
Dia menilai, kesuksesan kafilah Kukar selama 6 tahun terakhir ini tidak terjadi secara instan, melainkan hasil dari komitmen panjang daerah dalam membina generasi Qurani.
“Ini bagian dari pembinaan panjang. Kita juga bahkan sudah membangun pondok tahfiz dan itu menjadi bagian dari satu kesatuan upaya kita,” terang Aulia.
Dia mengatakan MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tapi juga sarana menunjukkan kualitas pendidikan keagamaan yang telah dikembangkan di Kukar selama ini.
Aulia berharap prestasi kafilah tahun ini dapat menjadi bukti keberhasilan pembinaan tersebut.
Oleh karena itu, ia ingin penyelenggara dari LPTQ Provinsi Kaltim untuk bersikap adil serta objektif dalam proses penilaian.
“Kita minta kepada LPTQ Provinsi agar bertindak seadil-adilnya. Jangan sampai ada yang ingin mengejar juara, tapi tidak sesuai prosedur,” katanya.
Aulia pun mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk mendukung para peserta yang akan berlaga di MTQ Tingkat Provinsi Kaltim.
“Mohon doanya agar para kafilah kita diberikan kekuatan, kesehatan, dan bisa tampil dengan baik. Insya Allah, Kukar kembali juara umum,” tutup dia. (*)
Penulis & Editor: M. As’ari












