BERITAALTERNATIF.COM – Juru bicara militer Yaman Brigadir Jenderal Yahya Saree mengumumkan bahwa angkatan bersenjata negara itu telah melancarkan empat operasi militer menggunakan empat drone terhadap target-target Israel sebagai balasan atas agresi terbaru rezim tersebut.
“Kami telah melakukan empat operasi militer dengan empat drone terhadap sasaran rezim Israel,” katanya dalam pernyataannya pada Senin (1/9/2025).
Saree menjelaskan bahwa militer Yaman menargetkan gedung Staf Gabungan musuh di Tel Aviv yang diduduki dengan drone Samad-4.
Militer Yaman juga menyerang Pembangkit Listrik Hadera, Bandara Al-Lad (Ben Gurion) di Tel Aviv, serta pelabuhan Ashdod di Palestina yang diduduki dengan tiga drone.
“Operasi drone ini berhasil mencapai sasarannya dengan izin Allah,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyinggung operasi lain yang menargetkan sebuah kapal dagang bernama MSC ABY di Laut Merah utara. Kapal itu dianggap melanggar larangan masuk ke pelabuhan-pelabuhan di wilayah pendudukan serta memiliki keterkaitan dengan rezim Israel.
“Kami menargetkan kapal ini dengan dua drone dan satu rudal jelajah, yang dengan karunia Allah berhasil mengenai sasaran dengan tepat,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Saree menegaskan bahwa operasi militer Yaman akan terus berlanjut. Operasi untuk membantu rakyat Palestina di Gaza akan berlanjut hingga agresi terhadap mereka dihentikan dan blokade atas Gaza dicabut.
Pernyataan ini memperlihatkan konsistensi Yaman dalam memosisikan diri sebagai bagian dari poros perlawanan regional yang menentang Israel.
Serangan-serangan menggunakan drone dan rudal dipandang sebagai bentuk solidaritas dengan rakyat Palestina di Gaza, sekaligus pesan politik bahwa Yaman tidak akan tinggal diam selama agresi dan pengepungan terus berlangsung. (*)
Sumber: Mehr News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin












