BERITAALTERNATIF.COM — Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani menekankan pentingnya fokus pembangunan infrastruktur dan pemekaran wilayah sebagai pondasi utama di RPJMD Kukar, terutama dalam mendukung konektivitas menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Kata Yani, pembangunan infrastruktur menjadi sorotan utama di tengah upaya pemerintah pusat menyiapkan pemindahan IKN dari Jakarta ke Nusantara.
RPJMD Kukar tahun 2025-2029, lanjut dia, akan meletakkan pondasi pembangunan infrastruktur Kukar. “Itu yang penting,” ujarnya saat diwawancarai awak media di Rumah Jabatan Ketua DPRD Kukar, Kamis (7/8/2025).
Ia menjelaskan, keberadaan Kukar yang berdekatan dengan IKN Nusantara menuntut dukungan serius dari Pemkab Kukar terhadap pembangunan infrastruktur jalan.
“Kita ini katanya dekat IKN. Harus mendukung. Sehingga nanti anggaran itu harus juga ke sana. Minimal infrastruktur jalan menuju IKN itu harus tuntas dulu,” tegasnya.
Selain infrastruktur, kata Yani, pemekaran wilayah kecamatan dan desa di Kukar merupakan bentuk adaptasi terhadap pergeseran wilayah akibat beberapa kecamatan serta desa yang masuk dalam wilayah administratif IKN.
Dia menyebut sejumlah kecamatan dan desa akan masuk dalam wilayah IKN Nusantara. Hal ini menuntut Pemda Kukar untuk segera melakukan pemekaran.
“Kita harap semua desa, semua kecamatan itu, bisa melakukan pemekaran dalam rangka memulihkan kondisi wilayah-wilayah kita ini yang diambil alih oleh IKN,” jelasnya.
Pemekaran tersebut diharapkannya membuat pelayanan pemerintahan serta pembangunan daerah dapat berjalan lebih cepat dan akseleratif.
Dengan begitu, jelas Yani, tidak ada lagi wilayah Kukar yang tertinggal meskipun secara geografis sudah masuk dalam wilayah IKN Nusantara.
Dia menegaskan bahwa kedekatan wilayah Kukar dan IKN Nusantara juga menuntut Pemda Kukar untuk mempercepat pembangunan daerah.
“Pembangunan bisa lebih cepat dan akselerasinya bisa lebih dikembangkan lagi,” pungkasnya. (adv)
Penulis: M. As’ari
Editor: Ufqil Mubin












