Search

Temukan Anomali Data, Bupati Kutim Instruksikan Verifikasi Faktual Angka Putus Sekolah

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (BeritaAlternatif/Gaffar)

BERITAALTERNATIF.COM – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menyoroti validitas data kependudukan di wilayahnya, khususnya terkait angka anak putus sekolah. Sorotan ini menyusul temuan ketidaksesuaian antara data administrasi dengan kondisi riil di lapangan.

Dalam instruksi terbarunya, Bupati meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Pendidikan (Disdik) untuk segera melakukan verifikasi ulang secara menyeluruh. Ardiansyah menegaskan bahwa akurasi data sangat krusial karena menjadi landasan intervensi program pemerintah, seperti pengentasan kemiskinan dan wajib belajar.

“Saya minta Dukcapil segera lakukan pendataan keluarga dengan akurat. Rasa-rasanya sudah berkali-kali saya katakan, Dukcapil harus mampu menemukan data riil di lapangan,” tegas Ardiansyah dengan nada serius pada awak media baru-baru ini.

Kekhawatiran Bupati bukan tanpa alasan. Ia mengungkapkan adanya anomali data yang terjadi di kawasan Sangatta Utara. Berdasarkan laporan, seorang anak tercatat sebagai siswa putus sekolah, namun saat tim melakukan kroscek lapangan, fakta berkata lain.

“Begitu ditemui, orang tuanya protes. ‘Anak saya masih sekolah, kok’. Itu tetangga saya di Jalan Sulawesi. Ketemu sama orang tuanya, saya kaget. Nah, hal-hal seperti ini yang saya maksudkan harus diperbaiki,” ungkapnya mencontohkan.

Merespons temuan tersebut, Ardiansyah memerintahkan jajarannya untuk mengubah pola kerja. Ia meminta dinas terkait tidak sekadar menunggu di kantor atau berpatokan pada data lama, melainkan turun langsung melakukan pendataan by name by address (berdasarkan nama dan alamat). Langkah ini dinilai vital untuk memastikan tidak ada anggaran atau kebijakan yang salah sasaran.

“Segera temukan by name by address. Saya tidak ingin lagi berandai-andai, jangan-jangan data itu hanya pendatang yang tidak punya tempat tinggal tetap. Ini harus segera, tidak bisa menunggu lama,” pungkas Ardiansyah pada awak media baru-baru ini. (adv)

Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA