BERITAALTERNATIF.COM – Pemerintah Desa Swarga Bara terus mengupayakan agar dapat masuk dalam tahap kedua Program Kawasan Desa Mandiri Pangan (KDMP), setelah pada tahap pertama kesempatan tersebut diraih oleh Desa Singa Kembara.
Program ini dinilai sangat potensial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.
Kepala Desa Swarga Bara Wahyuddin Usman mengatakan bahwa program KDMP memberikan peluang besar bagi desa untuk membangun sarana ekonomi terpadu dengan dukungan dana hingga Rp 1,5 miliar.
Namun, dia mengakui bahwa keterbatasan lahan menjadi penghambat utama yang sedang diusahakan solusinya.
“Desa Singa Kembara bisa lolos karena mereka memiliki lahan hibah dari pemerintah kabupaten. Sedangkan kami belum punya aset tanah seluas itu,” ujarnya kepada awak media baru-baru ini.
Menurutnya, Pemerintah Desa Swarga Bara telah mendapatkan edaran terkait program KDMP sekitar dua minggu lalu, dan langsung menindaklanjuti dengan persiapan administrasi serta komunikasi ke berbagai pihak.
“Edarannya baru kami terima belum ada satu bulan. Makanya kami langsung bergerak cepat agar tidak tertinggal,” terangnya.
Ia menambahkan, bantuan dari program KDMP tidak hanya bernilai besar dari sisi anggaran, tetapi juga strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
“Kalau kita mau bangun mandiri, dari mana desa bisa dapat Rp 1,5 miliar? Program ini jelas membantu kami,” tuturnya.
Pemerintah Desa Swarga Bara berharap usulan pinjam lahan kepada PT Kaltim Prima Coal (KPC) segera disetujui agar bisa memenuhi salah satu syarat utama program tersebut.
“Kalau lahan bisa kami dapat, maka peluang untuk lolos di tahap kedua semakin besar,” jelasnya.
Wahyuddin juga menyoroti bahwa program ini sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi desa berbasis wirausaha dan koperasi.
“KDMP ini program strategis yang perlu kita dukung bersama. Ini bukan untuk desa saja, tapi untuk kesejahteraan masyarakat secara umum,” tutupnya. (adv)
Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin














