Search

SDN 035 Tenggarong Dorong Orang Tua Terlibat dalam Pendidikan Karakter anak

Kepala SDN 035 Tenggarong, Riffadil. (Berita Alternatif/Riyan)

BERITAALTERNATIF.COM – SDN 035 Tenggarong terus berinovasi dalam membangun pendidikan karakter para siswa.

Sekolah ini tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, sopan santun, kebersihan, dan kepedulian sosial sejak dini melalui berbagai program.

Kepala SDN 035 Tenggarong Riffadil menyebutkan bahwa pembiasaan ini dimulai sejak anak berangkat ke sekolah.

“Dia berangkat sekolah, kita tuntut harus saliman dengan orang tua. Kita sambut di depan. Jadi, ada hubungan emosional kita dengan anak,” ujarnya pada Senin (23/6/2025).

Sekolah menekankan pentingnya interaksi dan kerja sama antara orang tua siswa dengan guru. Anak-anak pun diajarkan bersikap baik di lingkungannya.

Edukasi terkait menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi aspek yang ditekankan di sekolah tersebut.

Sebagai upaya memperkuat sistem, SDN 035 Tenggarong berencana menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengatur berbagai aktivitas di sekolah.

“Kita akan punya SOP kedatangan anak, kepulangannya, SOP waktu guru datang. Guru absen dulu, ngecek kelasnya sebelum masuk. Anak masuk disambut, diperiksa kukunya, rambutnya, baris di depan,” jelasnya.

Riffadil menegaskan bahwa SOP ini penting agar guru lebih mudah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

SOP tersebut akan dibahas dalam rapat kerja yang dijadwalkan sebelum tahun ajaran baru dimulai.

Selain membangun disiplin di sekolah, sinergi dengan orang tua juga menjadi perhatian utama Kepala SDN 035 Tenggarong.

Riffadil mengungkapkan bahwa orang tua dilibatkan dalam berbagai kegiatan dan pendampingan di rumah.

“Kurikulum di sekolah dengan di rumah itu harus sama. Pendampingannya juga sama,” katanya.

Partisipasi orang tua dalam kegiatan sekolah diharapkannya dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah sebagai rumah kedua bagi anak.

Sekolah ini juga memperhatikan anak-anak berkebutuhan khusus. Sebagai sekolah inklusi, SDN 035 Tenggarong terus menjalin komunikasi intensif dengan orang tua untuk memastikan pendampingan yang tepat.

“Kita juga punya anak inklusi yang berkebutuhan khusus. Jumlahnya ada 17 orang. Itu harus terus kita berkomunikasi cara pendampingannya,” kata dia.

Menurutnya, sinergi di internal dan eksternal menjadi kekuatan sekolah. Tim internal sekolah, termasuk guru dan tenaga pendidik, harus solid. Di sisi eksternal, kerja sama sekolah dengan orang tua, instansi terkait, dan lingkungan sekitar juga diutamakan.

Nilai-nilai kebersihan, tanggung jawab, dan kepedulian lingkungan diajarkan melalui kegiatan nyata seperti kerja bakti dan peringatan hari besar nasional.

“Di momen-momen tertentu, anak-anak kita rasakan bagaimana menjaga lingkungan, berbudaya lingkungan. Di mana pun dia berada, dia tetap menjaga kebersihan,” tuturnya.

Ia berharap keberadaan siswa SDN 035 Tenggarong membawa dampak positif di lingkungan sekitar. “Orang menjadi senang. Sekolah, lingkungan menjadi bersih,” ucapnya.

Riffadil juga menekankan bahwa semua program ini diarahkan untuk membangun spirit siswa agar sejalan dengan visi sekolah.

Dia menekankan pentingnya budaya belajar bagi seluruh warga sekolah, termasuk siswa, orang tua, dan tenaga pengajar.

“Kalau guru berhenti belajar, harus berhenti ngajar. Sekolah harus juga belajar sebagai agen perubahan. Harus belajar terus sepanjang hayat,” tutupnya. (adv)

Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA