BERITAALTERNATIF.COM – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Dapil III Safruddin menginginkan tercipta kemandirian nelayan dan pembudidaya ikan melalui bantuan perahu serta benur.
Dia menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor perikanan di wilayah pesisir, khususnya di Kecamatan Anggana dan Muara Badak.
Salah satu upaya yang dilakukannya adalah menyalurkan bantuan tersebut kepada kelompok nelayan tangkap dan pembudidaya ikan.
Bantuan perahu difokuskan di dua kecamatan itu karena mayoritas warganya menggantungkan hidup pada sektor perikanan.
Di Anggana, tercatat sekitar 10 kelompok nelayan tangkap yang menerima bantuan dengan total realisasi sekitar 70 unit perahu dan kapal.
Sementara di Muara Badak, bantuan perahu menjangkau sekitar 7 kelompok nelayan tangkap, dengan jumlah perahu mencapai 90 unit.
Lalu untuk sektor budi daya, Safruddin menginginkan terdapat 30 kelompok pembudidaya ikan di Muara Badak yang menerima bantuan benur, sedangkan di Anggana jumlahnya mencapai 20 kelompok.
Bantuan tersebut diharapkannya dapat meningkatkan pendapatan dan kemandirian para nelayan dan pembudidaya ikan sehingga pemerintah tak lagi memberikan bantuan di masa depan.
“Karena benur-benur itu sendiri bisa berkembang sehingga mereka mendapatkan hasil panen yang maksimal,” ujarnya kepada awak media Berita Alternatif pada Selasa (12/8/2025).
Dia menerangkan bahwa dukungan peralatan yang layak sangat penting bagi para nelayan tangkap.
Dengan perahu yang memadai, hasil tangkapan diharapkannya terus meningkat sehingga kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan dapat meningkat secara bertahap.
Ia menginginkan beberapa tahun ke depan kelompok nelayan dan pembudidaya di Anggana dan Muara Badak bisa mandiri secara ekonomi tanpa bergantung pada bantuan Pemerintah Daerah Kukar.
“Sama halnya dengan nelayan. Dengan mendapatkan peralatan yang layak untuk digunakan sehari-hari, mereka dapat meningkatkan hasil tangkapan,” pungkasnya. (adv)
Penulis: M. As’ari
Editor: Ufqil Mubin












