BERITAALTERNATIF.COM – Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur, Joni Abdi Setia, menegaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan langkah penataan ulang kawasan Folder Sangatta yang kini berkembang menjadi ruang aktivitas masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memastikan area tersebut tetap berjalan sesuai fungsi utamanya sebagai pengendali banjir, sekaligus tetap memberikan ruang bagi kegiatan rekreasi.
Joni menjelaskan bahwa Folder Sangatta pada awalnya dibangun sebagai infrastruktur teknis yang berfungsi mengatur aliran dan menampung limpasan air dari wilayah sekitarnya. Namun, seiring waktu, kawasan ini berkembang menjadi lokasi wisata dan pusat aktivitas masyarakat seperti olahraga, taman bermain, hingga area rekreasi.
“Folder ini awalnya memang pengendali banjir. Tetapi berkembang menjadi tempat masyarakat berkumpul, berolahraga, dan beraktivitas,” ujarnya kepada awak media baru-baru ini.
Situasi tersebut menimbulkan berbagai tantangan karena banyak instansi di luar PUPR yang memanfaatkan area folder tanpa pengelolaan terpadu. Akibatnya, beberapa fasilitas penunjang mengalami kerusakan dan kurang terawat. Kondisi ini mendorong Bupati Kutim untuk memberikan instruksi khusus kepada PUPR agar mengambil alih dan melakukan penataan fungsi kawasan.
Menurut Joni, PUPR kini telah menerima mandat untuk melakukan normalisasi, merumuskan tata kelola baru, dan menyusun kajian lengkap sebagai dasar pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pengelola folder.
“Kami diminta menata kembali folder ini agar terarah. Pengelolaannya harus jelas dan terstruktur,” tegasnya.
Penataan ini tidak hanya memperbaiki fungsi teknis pengendalian banjir, tetapi juga mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang selama ini menjadikan folder sebagai lokasi olahraga dan ruang publik.














