BERITAALTERNATIF.COM – Ketua Panitia Penjaringan Calon Rektor Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Dr. Haji Mubarak, memastikan bahwa proses pemilihan rektor baru Unikarta periode 2025–2029 kini telah memasuki tahap akhir.
Hal ini disampaikannya setelah dilaksanakannya rapat khusus Senat Unikarta pada 8 Desember 2025, yang menjadi salah satu momen penting dalam penetapan calon rektor.
Mubarak menjelaskan bahwa berdasarkan SK Ketua Senat Unikarta, hanya ada satu nama yang resmi ditetapkan sebagai calon rektor, yaitu Prof. Dr. Ince Raden.
“Prof. Dr. Ince Raden dinyatakan memenuhi seluruh syarat administrasi maupun persyaratan khusus lainnya. Rapat khusus pada 8 Desember juga memutuskan secara mayoritas bahwa beliau diusulkan sebagai calon rektor periode 2025–2029,” ujarnya kepada awak media Berita Alternatif di Unikarta pada Selasa (9/12/2025).
Menurutnya, seluruh capaian kinerja dan rencana aksi Prof. Ince untuk periode mendatang telah diterima oleh mayoritas anggota senat. Dengan demikian, proses di tingkat senat dinyatakan selesai.
Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan hadirnya kandidat baru, dia menegaskan bahwa proses pencalonan telah tertutup dan tidak akan dibuka lagi.
“Ketika Yayasan telah menetapkan calon rektor melalui SK, maka kontestasi berhenti pada satu nama itu saja. Tidak ada peluang membuka ruang untuk calon lain. Ini sudah final,” tegasnya.
Usai proses di tingkat senat selesai, hasil rapat khusus telah disampaikan pada 9 Desember kepada Ketua Yayasan Kutai Kartanegara (YKK) selaku pihak yang berwenang menetapkan rektor definitif.
Selanjutnya pada 10–16 Desember 2025 YKK akan melakukan fit and proper test atau mekanisme pendalaman terhadap calon rektor. Kemudian pada 17 Desember 2025, rektor baru Unikarta dijadwalkan ditetapkan melalui SK definitif.
Ia menyebutkan bahwa fit and proper test menjadi kewenangan penuh YKK. Namun, Mubarak menjelaskan standar umum yang menjadi perhatian.
“Fit and proper test itu pasti terkait kemampuan manajerial dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, aspek kemitraan, pengembangan kampus, dan penguatan sarana-prasarana juga menjadi perhatian pihak YKK, termasuk komitmen kerja sama antara rektor dan YKK selama empat tahun ke depan.
Mubarak memastikan bahwa panitia penjaringan akan terus bertugas hingga rektor baru resmi dilantik.
“Namun kami tetap memperhatikan kesinambungan internal, mendengarkan masukan dari senat, dan memastikan koordinasi dengan pihak Yayasan,” tuturnya. (*)
Penulis: Ahmad Rifai
Editor: Ufqil Mubin












