Search

Peningkatan Jalan dan Jembatan Jadi Fokus PUPR Kutim

Plt Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia. (Berita Alternatif/Gaffar)

BERITAALTERNATIF.COM – Pembangunan dan pemeliharaan jalan kabupaten menjadi prioritas utama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutai Timur. Langkah ini sejalan dengan target pemerintah daerah untuk mewujudkan jalan dengan kondisi “mantap” di seluruh wilayah.

Plt Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia mengatakan, indikator utama keberhasilan Bidang Bina Marga tahun ini adalah peningkatan persentase jalan kabupaten yang berada dalam kondisi baik atau mantap.

“Itu target kami. Kondisi mantap artinya jalan bisa berfungsi optimal sesuai standar teknis,” katanya kepada awak media baru-baru ini.

Menurutnya, proyek jalan mencakup juga perbaikan dan pembangunan jembatan. Keduanya saling berkaitan dalam upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Joni menambahkan, PUPR terus mengejar target Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang jalan. Pemerintah ingin memastikan jalan yang berada di bawah kewenangan kabupaten tetap layak digunakan masyarakat.

“Penetapan SK jalan kabupaten menjadi dasar kita menentukan prioritas penanganan. Semua dikejar supaya memenuhi standar mantap,” jelasnya.

Selain proyek peningkatan, PUPR juga melakukan pemeliharaan rutin dan darurat di sejumlah ruas. Kegiatan ini dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan. “Kalau ada jalan yang rusak karena hujan atau longsor, langsung kita tangani,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemeliharaan tidak hanya dilakukan satu kali setahun, tapi bisa beberapa kali tergantung kondisi.

“Kalau perlu dilapis lagi untuk menjaga kemantapan, ya kita lakukan. Itu bukan pemborosan, tapi bagian dari pemeliharaan,” katanya.

Joni mencontohkan, di beberapa kota besar pun jalan yang sudah bagus tetap dilapis ulang untuk menjaga kualitas permukaan.

“Itu praktik umum di banyak daerah. Jalan yang baik tetap harus dirawat,” ujarnya.

Menurutnya, upaya peningkatan dan pemeliharaan jalan tidak bisa dipisahkan dari kondisi geoteknik tanah di Kutim. Wilayah ini memiliki karakter tanah lempung yang mudah berubah karena cuaca.

“Kondisi tanah kita memang khas. Mudah menyerap air dan mudah bergerak, jadi perawatan jalannya harus lebih sering,” jelasnya.

Dengan berbagai tantangan itu, PUPR Kutim berkomitmen memastikan seluruh ruas strategis tetap fungsional.

“Kami bekerja maksimal agar mobilitas warga tidak terganggu,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA