Search

Pemkab Kutim Genjot Rumah Layak Huni dan Pengembangan Pertanian

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi. (Beritaalternatif/Gaffar)

BERITAALTERNATIF.COM Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menegaskan komitmennya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui program rumah layak huni dan pengembangan sektor pertanian.

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menyampaikan bahwa program rumah layak huni menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam lima tahun ke depan. Target yang ditetapkan adalah membangun 1.000 rumah layak huni agar warga mendapatkan tempat tinggal yang aman dan nyaman.

“Kalau rumah layak huni sudah angka-angkanya, misalnya 1.000, pasti kita pastikan bisa tercapai dalam lima tahun,” ujarnya kepada awak media baru-baru ini.

Selain program perumahan, pemerintah juga menaruh perhatian pada sektor pertanian. Program bantuan lahan sawah seluas 100 ribu hektar ditargetkan bisa terealisasi melalui dukungan keuangan dan berbagai bantuan lain. Menurut Mahyunadi, upaya ini bertujuan untuk mendorong produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Program-program ini menjadi bagian dari 50 program prioritas pemerintah daerah yang dirancang agar setiap misi pembangunan bisa tercapai. Mahyunadi menekankan, pencapaian program tidak hanya tergantung pada jumlah anggaran, tetapi juga pada strategi pelaksanaan dan dukungan dari berbagai pihak.

“Dalam program 50, program anggaran yang ada angka-angkanya masih bisa dikejar melalui bantuan keuangan dan lain sebagainya,” kata Mahyunadi kepada awak media baru-baru ini.

Kendati demikian, pemerintah tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dalam pelaksanaan setiap program. Program rumah layak huni dan bantuan pertanian diupayakan tetap berjalan optimal, meskipun besaran anggaran disesuaikan dengan kondisi keuangan.

Pemerintah Kutim berharap dengan fokus pada perumahan dan pertanian, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan. Program ini juga menjadi langkah strategis untuk mencapai target pembangunan daerah hingga tahun 2028.

Mahyunadi menambahkan, semua program prioritas yang telah direncanakan harus berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kutim. (adv)

Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA