BERITAALTERNATIF – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menegaskan pentingnya efisiensi anggaran dalam menjalankan seluruh program pembangunan. Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menyampaikan bahwa efisiensi bukan berarti pemangkasan, melainkan penggunaan anggaran secara lebih efektif untuk hasil maksimal.
“Efisiensi itu kan bukan pemangkasan ya. Kita mengefektifkan anggaran agar lebih tepat sasaran. Anggaran yang terlalu banyak untuk seremoni akan dikurangi,” jelas Mahyunadi kepada awak media baru-baru ini.
Menurut Mahyunadi, prioritas pemerintah saat ini adalah penguatan infrastruktur yang mendukung pembangunan ekonomi. Program-program pembangunan diharapkan berjalan optimal meski menghadapi keterbatasan anggaran.
“Fokus kita adalah peningkatan infrastruktur dan pembangunan ekonomi. Semua program harus sudah berjalan pada 2027–2028, meski belum 100 persen selesai,” ujarnya kepada awak media baru-baru ini.
Mahyunadi menambahkan, penyesuaian anggaran juga berlaku pada belanja pegawai, termasuk Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Hal ini dilakukan untuk menjaga kesesuaian antara belanja pegawai, belanja langsung, dan belanja tidak langsung.
“Kalau anggaran menurun, semua otomatis turun. Misalnya belanja pegawai, TPP, itu pasti turun. Tapi ini semua untuk menyeimbangkan anggaran dengan program yang dijalankan,” terangnya.
Dengan strategi efisiensi ini, Pemerintah Kutim berharap pembangunan dapat lebih terarah, terutama pada proyek yang memiliki dampak signifikan bagi masyarakat. Program-program yang sudah direncanakan tetap akan dijalankan, hanya besaran dan skala yang disesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Mahyunadi menegaskan, efisiensi juga berarti mempercepat proses pembangunan tanpa mengurangi kualitas. Semua program yang menjadi prioritas tetap akan dijalankan dengan tepat waktu, sehingga target pembangunan Kabupaten Kutai Timur tercapai sesuai rencana.
“Intinya, kita ingin setiap rupiah anggaran digunakan secara maksimal, bukan hanya sekadar seremonial, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Mahyunadi kepada awak media baru-baru ini. (adv)
Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin














