Search

Pemimpin Ansarullah Kecam Rekam Jejak Teror Israel, Janji akan Tingkatkan Serangan

Abdul Malik Al-Houthi tampil di layar saat acara di Yaman, mengecam Israel dan berjanji meningkatkan serangan. (Fars News)

BERITAALTERNATIF.COM – Pemimpin gerakan Ansarullah Yaman Abdul Malik Al-Houthi mengatakan bahwa pembunuhan Perdana Menteri Ahmed Al-Rahawi dan sejumlah menteri di Sana’a pada 28 Agustus lalu hanyalah satu catatan tambahan dalam “rekam jejak kriminal” rezim Israel.

Gerakan tersebut dalam sebuah pernyataan pada 30 Agustus mengumumkan bahwa Al-Rahawi bersama beberapa anggota kabinetnya tewas akibat serangan udara Israel, yang juga melukai sejumlah menteri lainnya.

Al-Houthi menyampaikan bela sungkawa dalam pidato televisi pada Minggu (31/8/2025), menyebut para pejabat yang gugur itu sebagai “syuhada seluruh bangsa Yaman.”

“Musuh Israel dengan segala kejahatan dan kebiadabannya tidak menyisakan siapa pun, bahkan anak-anak, perempuan, maupun warga sipil tak berdaya,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa Yaman tidak akan gentar menghadapi serangan terhadap kedaulatannya, sebaliknya akan meningkatkan kampanye serangan sebagai bentuk dukungan kepada rakyat Palestina.

“Rakyat kami tidak akan dilemahkan oleh agresi yang mereka hadapi,” katanya.

Ia berjanji pada hari-hari mendatang akan menyaksikan keberhasilan tambahan dalam menggagalkan upaya musuh Israel untuk melakukan kejahatan terhadap rakyat Yaman yang mulia atau menargetkan lembaga resmi maupun kota-kota Yaman.

Sejak Oktober 2023, Angkatan Bersenjata Yaman telah melancarkan puluhan serangan drone dan rudal terhadap Israel, menyatakan operasi itu sebagai wujud solidaritas dengan Gaza.

Israel, di sisi lain, semakin meningkatkan pemboman terhadap infrastruktur dan wilayah sipil Yaman dalam beberapa pekan terakhir, langkah yang menurut para pengamat berisiko menyeret kawasan lebih dalam ke dalam konflik. (*)

Sumber: Fars News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA