Search

Menlu: Kerusuhan adalah skenario Israel untuk membuka jalan bagi agresi AS; Iran kini sepenuhnya menguasai situasi

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (Presstv.ir)

BERITAALTERNATIF – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menilai bahwa kerusuhan baru-baru ini di Iran yang didukung pihak asing merupakan bagian dari skenario Israel yang bertujuan memperkeruh keadaan dan mendorong agresi baru Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran.

Diplomat tinggi Iran itu menyampaikan pernyataan tersebut dalam wawancara eksklusif dengan program Special Report bersama Brett Baier di Fox News pada hari Rabu.

Menanggapi klaim ekstrem mengenai tingginya jumlah korban jiwa di Iran yang disebarkan oleh media Amerika dan Israel serta pihak-pihak lain, Araghchi dengan tegas menyatakan bahwa jumlah korban sebenarnya berada pada kisaran ratusan orang, bukan seperti yang dibesar-besarkan.

Ia menjelaskan bahwa kekerasan yang terjadi bukanlah akibat dari protes ekonomi, melainkan ulah unsur-unsur teroris dari luar yang menyusup ke dalam demonstrasi. Unsur-unsur ini, lanjutnya, bertanggung jawab memperburuk situasi dengan melancarkan serangan terhadap aparat keamanan Iran dan warga sipil.

“Sel-sel teroris ini masuk ke dalam aksi protes dan menggunakan metode operasi teroris ala Daesh. Mereka menembaki polisi, membakar mereka hidup-hidup, memenggal kepala, serta menargetkan warga sipil,” ujarnya. “Selama tiga hari, kami tidak berhadapan dengan para pengunjuk rasa. Kami sedang berperang melawan teroris.”

Pejabat tersebut selanjutnya menegaskan bahwa para pelaku ini dengan sengaja berupaya meningkatkan tingkat kekerasan untuk memancing agresi militer Amerika Serikat.

Tujuan mereka, jelas Araghchi, adalah memperbanyak jumlah korban jiwa agar dapat dijadikan alasan pembenaran bagi campur tangan asing dalam kerusuhan tersebut.

“Mereka ingin meningkatkan jumlah kematian. Untuk apa? Karena Presiden Amerika Serikat Trump sebelumnya menyatakan bahwa jika terjadi pembunuhan, ia akan turun tangan. Target mereka adalah menyeret Amerika Serikat ke dalam konflik ini,” kata Araghchi. “Ini adalah skenario yang disengaja oleh Israel. Mereka berusaha menciptakan lebih banyak korban dengan menyerang masyarakat biasa dan aparat kepolisian.”

Menlu menegaskan tekad rakyat Iran untuk membela kedaulatan dan keamanan nasional di tengah campur tangan asing yang didukung dari luar.

Dalam kesempatan yang sama, Araghchi mengingatkan bahwa Republik Islam Iran kini sepenuhnya mengendalikan situasi keamanan di dalam negeri, merujuk pada keberhasilan aparat keamanan dalam menghadapi unsur-unsur perusuh tersebut.

Ia juga menyampaikan harapan agar kebijaksanaan dapat menang dan mencegah eskalasi baru. “Mari berharap kita tidak menyaksikan tingkat ketegangan yang tinggi, karena itu bisa menjadi bencana bagi semua pihak,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks penegasan berulang dari para pejabat Iran bahwa negara tersebut terus berupaya secara serius untuk menangani persoalan ekonomi nasional, namun pada saat yang sama berdiri teguh menghadapi setiap upaya yang mencoba membelokkan aksi protes menjadi kerusuhan dan kekacauan. (*)

Sumber: Presstv.ir
Penerjemah dan Editor: Ali Hadi Assegaf

 

 

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA