BERITAALTERNATIF.COM – Memimpin delegasi diplomatik, Abbas Araqchi menghadiri pertemuan di Jeddah, Arab Saudi, di mana para menteri luar negeri negara anggota OKI dijadwalkan membahas bencana kemanusiaan di Gaza serta merumuskan rencana untuk mempercepat pengiriman bantuan ke wilayah yang selama bertahun-tahun berada di bawah blokade rezim Israel.
Selain itu, para menteri juga diperkirakan akan membahas dimensi politik dan hukum dari rencana Israel yang bertujuan untuk menjadikan pendudukan permanen atas Kota Gaza.
Pasukan Israel telah meningkatkan operasi militer di seluruh Jalur Gaza. Hanya pada hari Minggu (24/8/2025), sedikitnya 63 warga Palestina, termasuk anak-anak dan pekerja kemanusiaan, tewas akibat serangan.
Upaya rezim Israel untuk secara paksa mengusir tenaga medis dari Kota Gaza menuai kecaman luas, karena militer berusaha merebut kendali kota dan memaksa sekitar satu juta penduduk mengungsi.
Di berbagai kota di seluruh dunia, ribuan orang turun ke jalan setelah laporan resmi PBB menyatakan adanya kelaparan di Gaza utara—krisis yang semakin parah akibat berbulan-bulan blokade Israel terhadap bantuan kemanusiaan, termasuk makanan dan air.
Menurut laporan terbaru, sejak Oktober 2023 serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 62.622 orang Palestina dan melukai lebih dari 157.673 lainnya. (*)
Sumber: Tasnim News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin












