Search

Mahyunadi: Kutim Kaji Potensi Sorgum Jadi Komoditas Unggulan Baru

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi. (Berita Alternatif/Gaffar)

BERITAALTERNATIF.COM – Dalam upaya memperkuat sektor pertanian dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah melakukan kajian mendalam terhadap potensi tanaman sorgum sebagai komoditas unggulan baru yang berpotensi dikembangkan di wilayah Kecamatan Kaliorang.

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan kajian sebagai langkah penting dalam proses diversifikasi ekonomi daerah, terutama di tengah dominasi komoditas kelapa sawit yang selama ini menjadi tumpuan utama masyarakat.

“Kita ingin mencari alternatif lain yang bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Karena itu, kita sedang mengkaji potensi sorgum, apakah bisa lebih unggul dari sawit atau setidaknya menjadi pelengkap sektor pertanian yang sudah ada,” ujarnya kepada awak media baru-baru ini.

Menurutnya, sorgum memiliki karakteristik yang menarik karena mampu tumbuh di lahan kering dengan perawatan yang relatif mudah.

Selain itu, tanaman ini dapat diolah menjadi berbagai produk turunan seperti pakan ternak, bahan makanan, dan bioenergi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan untuk mengembangkan sorgum secara luas tidak akan diambil secara tergesa-gesa.

“Kita akan kaji dari semua sisi, mulai dari produktivitas, nilai ekonominya, hingga kesesuaian lahannya. Jangan sampai petani dirugikan,” katanya.

Apabila hasil kajian menunjukkan prospek yang baik, Pemkab Kutim berencana memfasilitasi kerja sama antara petani dan investor.

“Petani nanti siapkan lahannya, sementara investor menyiapkan modal dan pabrik pengolahan. Pemerintah akan hadir sebagai penghubung agar kemitraan ini berjalan sehat,” terangnya.

Mahyunadi menambahkan, kehadiran investasi di sektor pertanian akan menjadi pendorong ekonomi pedesaan sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.

“Dengan adanya kolaborasi antara petani, pemodal, dan pemerintah, kita bisa menciptakan rantai nilai yang kuat dari hulu ke hilir,” lanjutnya.

Lebih dari sekadar komoditas pertanian, dia menilai pengembangan sorgum juga dapat memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendukung transisi menuju ekonomi hijau. (adv)

Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA