BERITAALTERNATIF.COM – Kualitas infrastruktur dasar, khususnya kestabilan aliran listrik di beberapa kecamatan di Kutai Timur, menjadi sorotan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Pasalnya, tegangan listrik yang sering naik-turun dituding menjadi penyebab utama kerusakan peralatan elektronik vital milik negara, termasuk mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM).
Kepala Disdukcapil Kutim, Jumeah, mengungkapkan kekecewaannya atas rusaknya tiga unit mesin ADM yang baru berumur dua tahun. Berdasarkan pemeriksaan awal, kerusakan pada komponen sensitif di dalam mesin disebabkan oleh suplai daya yang tidak stabil di lokasi penempatan.
“Listriknya tidak stabil, sering naik turun. Akhirnya itu berpengaruh ke perangkat kerasnya. Sayang sekali, padahal alat ini sangat membantu masyarakat,” tutur Jumeah pada awak media baru-baru ini.
Sebagai solusi jangka pendek agar kerusakan tidak terulang atau bertambah parah, Jumeah berencana mengajukan pengadaan alat penstabil tegangan atau stabilizer (stavolt) berkapasitas besar. Ia juga berharap pihak kecamatan tempat alat tersebut ditaruh dapat membantu memantau kondisi kelistrikan.
“Mungkin nanti kita perlu minta atau adakan alat seperti step down atau stavolt itu. Kita pasangkan di setiap unit agar arusnya stabil,” ujarnya kepada awak media baru-baru ini.
Jumeah berharap adanya perhatian lebih terhadap infrastruktur listrik di fasilitas-fasilitas publik. Kerusakan aset akibat masalah teknis seperti ini dinilai merugikan anggaran daerah dan menghambat pelayanan kepada masyarakat. Koordinasi dengan pihak terkait, termasuk PLN dan teknisi, akan terus dilakukan untuk memastikan aset-aset pelayanan publik di kecamatan aman dari gangguan tegangan listrik di masa mendatang. (adv)
Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin














