BERITAALTERNATIF.COM – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani mendorong pemanfaatan Pelabuhan Ambarawang Laut untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Yani menegaskan bahwa Pelabuhan Ambarawang Laut di Kecamatan Samboja yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp 440 miliar harus segera dimanfaatkan agar tidak menjadi aset mangkrak di tengah peluang strategis yang dimiliki daerah.
“Pelabuhan kita di sana tentu menjadi aset daerah saat ini. Dan sampai saat ini kan juga belum dimanfaatkan,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Kukar, Senin (11/8/2025).
Menurut dia, pelabuhan tersebut memiliki nilai strategis karena berada di wilayah Ibu Kota Negara Nusantara.
Dia menyebut keberadaan pelabuhan ini seharusnya bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Apalagi saat ini Kukar sudah memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memiliki izin usaha pelabuhan: PT Tunggang Parangan (Perseroda). “Kita harap ini bisa dikembangkan,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa saat ini status kepemilikan aset masih tercatat atas nama pemerintah daerah, yang secara aturan tidak diperbolehkan melakukan aktivitas bisnis.
Karena itu, lanjut Yani, DPRD Kukar mendorong percepatan pengalihan aset Pelabuhan Ambarawang Laut kepada BUMD tersebut.
Dalam rapat pembahasan yang melibatkan Bagian Hukum, Bagian Ekonomi, Bagian Sumber Daya Alam, Dinas Perhubungan Kukar, hingga para ahli, pihaknya menyepakati pengalihan aset tersebut, yang akan diiringi dengan penyertaan modal dalam bentuk aset.
Dia mengatakan, rencana itu sudah masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah di DPRD Kukar.
“Alhamdulillah tadi sudah konkret bahwa akan ada penyertaan aset; penyertaan modal dalam bentuk aset kepada PT Tunggang Parangan,” pungkasnya. (adv)
Penulis: M. As’ari
Editor: Ufqil Mubin












