BERITAALTERNATIF.COM – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baqaei menegaskan bahwa Iran sama sekali tidak akan membuka ruang negosiasi dengan pihak asing terkait masalah pertahanan negara.
Baqaei menekankan bahwa setiap keputusan mengenai program militer sepenuhnya adalah urusan internal Iran.
Berbicara kepada wartawan dalam jumpa pers mingguan pada hari Senin (8/9/2025), dia menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah bernegosiasi dalam kondisi apa pun mengenai kapasitas dan kemampuan pertahanannya. “Ini adalah prinsip yang tidak bisa diganggu gugat dan tak terbantahkan,” ujarnya.
Angkatan Bersenjata Iran, termasuk Tentara Nasional dan Korps Garda Revolusi Islam, terus meningkatkan perangkat militer dan kesiapan tempur mereka sesuai arahan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei.
Dalam beberapa tahun terakhir, para ahli dan teknisi militer Iran telah mencapai kemajuan signifikan dalam memproduksi beragam perlengkapan buatan dalam negeri, sehingga menjadikan angkatan bersenjata semakin mandiri dalam bidang persenjataan.
Pejabat Iran juga berulang kali menegaskan bahwa negara tidak akan ragu untuk memperkuat kemampuan militernya, termasuk kekuatan rudal dan drone, yang sepenuhnya ditujukan untuk pertahanan.
Baqaei menekankan bahwa kemampuan pertahanan Iran tidak akan pernah menjadi bahan negosiasi dengan pihak mana pun.
Dia menambahkan, bangsa Iran tidak akan mengizinkan negosiasi atau dialog mengenai sarana yang diperlukan untuk “membela kedaulatan, martabat, kemerdekaan, dan keamanan Iran.”
Dengan sikap ini, Iran sekali lagi menegaskan posisinya bahwa kemandirian di bidang pertahanan adalah hak yang tidak dapat ditawar, dan penguatan kekuatan militer justru menjadi penjamin bagi keamanan serta kehormatan nasional. (*)
Sumber: Fars News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin












