Search

Kecamatan Sangatta Utara Dorong Warga Kelola Sampah dari Rumah Lewat Program Kampung Beragam

Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi. (Berita Alternatif/Gaffar)

BERITAALTERNATIF.COM – Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara terus berupaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata melalui program inovatif Kampung Beragam.

Program ini menjadi unggulan kecamatan selama tiga tahun terakhir dan kini mulai menunjukkan dampak positif terhadap kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga.

Camat Sangatta Utara Hasdiah Dohi mengungkapkan bahwa lahirnya program Kampung Beragam berawal dari keresahan atas permasalahan kebersihan kota.

Sebagai ibu kota Kabupaten Kutai Timur yang menjadi jalur lintas antarprovinsi, pemandangan tumpukan sampah di trotoar dan pinggir jalan kerap mengganggu keindahan kota.

“Kami melihat persoalan sampah sebagai hal mendesak. Karena itu, kami mencoba menggali inovasi bagaimana sampah bisa dikelola dari sumbernya, yaitu rumah tangga. Harapannya, masyarakat lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungannya,” jelas Hasdiah kepada awak media baru-baru ini.

Melalui Kampung Beragam, warga diajak melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik secara mandiri. Sampah organik diolah menjadi kompos alami untuk pupuk tanaman, sedangkan sampah anorganik seperti plastik, botol, atau kertas didorong untuk dijual ke bank sampah atau dijadikan bahan kerajinan kreatif.

“Kegiatan sederhana ini punya dampak besar. Selain lingkungan jadi bersih, warga juga bisa mendapatkan manfaat ekonomi dari hasil pengelolaan sampah,” imbuhnya.

Menurut dia, perubahan pola pikir masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.

Ia berharap seluruh RT di Sangatta Utara dapat menerapkan pola pengelolaan sampah dari rumah, agar budaya bersih dan peduli lingkungan tumbuh secara berkelanjutan.

“Kami ingin Sangatta Utara menjadi wajah kota yang bersih, elok, dan ramah lingkungan. Inilah semangat dari Kampung Beragam,” tutupnya. (adv)

Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA