Search

Kantor Media Gaza: Menargetkan Jurnalis adalah Kejahatan Perang

Dua orang jurnalis yang dibunuh dalam serangan terbaru militer Zionis di Jalur Gaza. (Mehr News)

BERITAALTERNATIF.COM – Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan bahwa penargetan jurnalis oleh rezim Zionis merupakan kejahatan perang yang sesungguhnya.

Dikutip dari Al Jazeera, dalam sebuah pernyataan, kantor tersebut menyebut bahwa rezim Zionis telah membunuh lima jurnalis, termasuk Anas al-Sharif dan Mohammed Quraieqa, dua jurnalis jaringan berita Al Jazeera, di sekitar Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza.

Sejak dimulainya perang terhadap Gaza dalam 22 bulan terakhir, sebanyak 237 jurnalis telah gugur.

Kantor Media Gaza menegaskan bahwa penargetan jurnalis dan pusat media adalah kejahatan perang penuh yang dilakukan rezim Zionis dengan tujuan membungkam suara kebenaran dan menghapus jejak kejahatan pembantaian massal terhadap rakyat Palestina di Gaza.

Mereka juga menegaskan bahwa rezim Zionis, pemerintah Amerika Serikat, dan semua negara yang terlibat dalam pembantaian massal rakyat Palestina memikul tanggung jawab penuh atas kejahatan terorganisir terhadap jurnalis dan pekerja media.

Beberapa jam sebelumnya, akibat serangan drone rezim Zionis terhadap tenda tempat tinggal para jurnalis di sekitar Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza, Mohammed Quraieqa dan Anas al-Sharif, dua jurnalis senior Al Jazeera, gugur.

Dalam serangan itu, dua juru kamera bernama Ibrahim Zaher dan Mohammed Noufal, serta beberapa orang lainnya, juga gugur atau terluka.

Militer Israel, setelah menyerang lokasi para jurnalis di Gaza, mengklaim bahwa Anas al-Sharif adalah anggota Hamas, sehingga ia menjadi target pembunuhan. (*)

Sumber: Mehr News
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA