BERITAALTERNATIF.COM – Selain berfokus pada kebersihan lingkungan, program Kampung Beragam yang digagas Kecamatan Sangatta Utara menitikberatkan pada pemberdayaan warga dalam bidang keamanan dan ketahanan pangan keluarga. Program ini merupakan hasil inovasi lokal yang telah dijalankan selama tiga tahun berturut-turut.
Camat Sangatta Utara Hasdiah Dohi menjelaskan bahwa Kampung Beragam merupakan singkatan dari Bersih, Aman, dan Giat Menanam.
Tiga komponen tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan mendasar masyarakat perkotaan yang padat penduduk.
“Selain masalah sampah, kami juga ingin menciptakan lingkungan yang aman dan produktif. Karena itu, setiap RT diwajibkan memiliki pos kamling aktif sebagai bagian dari kegiatan Kampung Beragam,” ujarnya kepada awak media baru-baru ini.
Untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga, masyarakat didorong memanfaatkan lahan pekarangan sebagai ruang produktif. Kompos hasil pengolahan sampah organik digunakan untuk memupuk tanaman sayuran, rempah, atau tanaman hias yang bisa dikonsumsi sehari-hari.
“Kami ingin keluarga di wilayah perkotaan tetap bisa memenuhi kebutuhan gizinya sendiri, tanpa bergantung sepenuhnya pada pasar,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat warga, Kecamatan Sangatta Utara akan menggelar lomba Kampung Beragam antar-RT pada Desember 2025. Penilaian mencakup tiga aspek utama: kebersihan, keamanan, dan kegiatan menanam.
“Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan agar gerakan lingkungan dan pangan mandiri bisa terus berkelanjutan,” kata Hasdiah. (adv)
Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin














