Search

Jalan Rusak Hambat Mobilitas Warga Kaliorang

Camat Kaliorang, Rusmono. (Berita Alternatif/Gaffar)

BERITAALTERNATIF.COM – Kondisi jalan di Kecamatan Kaliorang menjadi salah satu keluhan utama masyarakat. Rusaknya akses penghubung antardesa hingga jalan utama membuat mobilitas warga terganggu, terutama bagi petani dan pedagang yang bergantung pada transportasi darat.

Camat Kaliorang Rusmono mengatakan bahwa hampir seluruh jalur utama menuju desa-desa dalam kondisi rusak berat.

“Aspal banyak yang terkelupas, jalan berlubang, dan kalau hujan jadi kubangan lumpur,” ujarnya baru-baru ini kepada awak media.

Menurutnya, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama. Meskipun ada perbaikan kecil dari pemerintah kabupaten, namun belum cukup untuk menuntaskan kerusakan secara menyeluruh. “Baru tambal sulam, belum menyeluruh,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa dampaknya sangat dirasakan masyarakat bawah. Hasil panen, terutama sawit dan pisang, sering tertahan karena sulit diangkut keluar wilayah. “Mobil angkut sering terjebak lumpur. Biaya transportasi jadi naik,” tuturnya.

Selain itu, akses pendidikan dan kesehatan pun ikut terganggu. Anak-anak sekolah harus berjalan lebih jauh karena kendaraan umum jarang lewat. “Kalau musim hujan, banyak yang terlambat sekolah,” katanya.

Pemerintah kecamatan sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan jalan kepada dinas terkait, termasuk melalui musyawarah perencanaan pembangunan. “Kita sudah sampaikan terus tiap tahun,” tegasnya.

Namun, keterbatasan anggaran di tingkat kabupaten membuat perbaikan belum bisa dilakukan secara maksimal. Ia memaklumi anggaran terbatas, tetapi masalah ini harus menjadi prioritas untuk diselesaikan pemerintah.

Rusmono menilai, perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Bila jalan bagus, ekonomi pasti ikut tumbuh.

Ia juga mengingatkan, jalan yang rusak berat sering menjadi penyebab kecelakaan, terutama bagi pengendara motor. “Sudah sering warga jatuh karena jalan licin dan berlubang,” ujarnya.

Pihak kecamatan berupaya membantu dengan melakukan gotong royong perawatan ringan bersama masyarakat. Mereka bekerja sama dengan desa untuk menimbun jalan berlubang memakai sirtu.

Namun langkah ini hanya bersifat sementara. Jika tidak ada aspal baru, jalan akan rusak lagi.

Rusmono berharap Pemkab Kutai Timur segera memprioritaskan Kaliorang dalam program perbaikan jalan tahun depan. “Ini bukan soal kemewahan, tapi kebutuhan dasar warga,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA