BERITAALTERNATIF.COM — Dewan Pimpinan Daerah Ahlulbait Indonesia (DPD ABI) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan audiensi sekaligus kunjungan silaturahmi dengan Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, di Kantor DPRD Kukar, Selasa (21/1/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh unsur pengurus DPD ABI Kukar, di antaranya Mas’ud (Ketua), Ufqil Mubin (Sekretaris), Andry Lioko Prasetyo (Bendahara), dan Fredy Andhika (Ketua Divisi Humas).
Audiensi tersebut menjadi pertemuan awal antara DPD ABI Kukar dan pimpinan DPRD Kukar guna membangun komunikasi kelembagaan serta membuka ruang kerja sama ke depan dalam berbagai bidang yang berorientasi pada kemaslahatan umat dan pembangunan daerah.
Ketua DPD ABI Kutai Kukar, Mas’ud, menjelaskan bahwa latar belakang utama audiensi tersebut adalah menjalin silaturahmi dan memperkenalkan keberadaan organisasi ABI kepada pimpinan DPRD Kukar.
Menurutnya, komunikasi yang baik dengan unsur legislatif merupakan langkah penting dalam membangun sinergi yang konstruktif.
Dia menilai audiensi tersebut mendapat respons positif dari Ketua DPRD Kukar. Yani disebut menyambut baik kehadiran DPD ABI Kukar dan menunjukkan sikap terbuka terhadap peluang kerja sama ke depan.
“Beliau sangat baik dan sangat terbuka. Insyaallah akan selalu bekerja sama dalam bidang apa pun selama itu untuk maslahat umat,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa pertemuan tersebut tidak berhenti sebatas silaturahmi, tetapi juga membuka ruang untuk tindak lanjut berupa kerja sama konkret di berbagai sektor.
Mas’ud menegaskan, DPD ABI Kukar siap terlibat dalam kegiatan-kegiatan positif yang bersifat membangun, khususnya bagi masyarakat Kukar.
Menurutnya, Yani juga menyampaikan sikap yang sangat terbuka terhadap keberadaan ABI.
Dia bahkan mendorong agar DPD ABI Kukar lebih proaktif dan responsif dalam menginisiasi program-program kerja sama ke depan.
“Beliau welcome sekali, tinggal kami dari DPD ABI yang harus lebih gerak cepat,” ungkapnya.
Mas’ud menambahkan, Ketua DPRD Kukar juga menegaskan prinsip kesetaraan dalam pemberian dukungan terhadap organisasi kemasyarakatan.
Dia menyebutkan bahwa selama ini organisasi besar seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah mendapat ruang dan dukungan, sehingga ABI sebagai ormas yang sah juga memiliki hak yang sama.
“Beliau bahkan menyampaikan, kalau NU dan Muhammadiyah bisa dibantu, kenapa DPD Ahlulbait tidak. Semua punya hak yang sama,” kata Mas’ud menirukan pernyataan Yani.
Ia berharap audiensi tersebut menjadi awal dari hubungan yang berkelanjutan antara DPD ABI Kukar dan DPRD Kukar.
Mas’ud menekankan pentingnya pertemuan rutin dan kerja sama lintas sektor selama program yang dijalankan memiliki tujuan yang jelas dan berdampak positif bagi pembangunan Kukar.
“Harapannya ke depan akan selalu ada pertemuan dan kerja sama dalam bidang apa pun, selama itu membangun Kutai Kartanegara tercinta,” pungkasnya. (*)
Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin












