Search

Camat Kaliorang Dorong Pengembangan Homestay dan Glamping di Kawasan Wisata

Camat Kaliorang, Rusmono. (Berita Alternatif/Gaffar)

BERITAALTERNATIF.COM – Pemerintah Kecamatan Kaliorang tengah mendorong pengembangan homestay dan glamping di kawasan wisata pantai sebagai upaya memperkuat daya tarik wisata daerah.

Langkah ini diharapkan mampu memperpanjang masa tinggal wisatawan dan meningkatkan pendapatan warga lokal.

Camat Kaliorang Rusmono menjelaskan bahwa saat ini sebagian wisatawan hanya datang untuk berwisata satu hari.

“Mereka datang pagi, sore sudah pulang. Kalau ada penginapan, pasti mereka mau bermalam,” katanya baru-baru ini kepada awak media.

Menurutnya, beberapa warga sudah mulai mencoba membuat penginapan sederhana di sekitar Pantai Marang.

Selain homestay, konsep glamping (glamour camping) juga mulai dikenalkan kepada masyarakat. “Ada dua keluarga yang menyewakan rumah mereka untuk tamu, dan responnya bagus. Kita ingin wisatawan bisa menikmati alam tanpa kehilangan kenyamanan,” katanya.

Rusmono menyebut bahwa ide ini muncul dari diskusi bersama pelaku pariwisata lokal. Namun, tantangan terbesar masih pada permodalan dan kesiapan manajemen.

“Kami ingin wisata Kaliorang tidak hanya ramai, tapi juga memberi pengalaman berbeda. Warga butuh pelatihan cara mengelola penginapan, kebersihan, dan pelayanan,” jelasnya.

Pemerintah kecamatan sudah mengusulkan agar Dinas Pariwisata Kutai Timur memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan dan bantuan sarana.

“Kita harap ada program khusus untuk pengembangan homestay,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga identitas lokal dalam desain dan pelayanan.

“Kaliorang harus punya ciri khas. Misalnya rumah bambu, kuliner khas, atau dekorasi pantai yang alami,” tambahnya.

Menurut Rusmono, wisata yang tumbuh dari partisipasi warga akan jauh lebih berkelanjutan. “Mereka merasa memiliki, jadi lebih peduli menjaga fasilitas,” katanya.

Selain itu, keberadaan homestay akan membuka lapangan kerja baru, mulai dari jasa kebersihan hingga kuliner rumahan. Efeknya berantai, ekonomi kecil ikut bergerak.

Dia berharap program ini mendapat dukungan lintas sektor, termasuk dari Dinas Koperasi dan UMKM. “Semua harus terlibat agar wisata Kaliorang naik kelas,” katanya.

Rusmono optimistis, jika homestay dan glamping dikembangkan dengan baik, Kaliorang bisa menjadi destinasi unggulan baru yang menyaingi wisata pantai lain di Kutai Timur.

“Potensinya besar, tinggal bagaimana kita menatanya,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA