Search

Akhir Tahun 2025, MGRM Bagikan Dividen Rp 25,581 Miliar kepada Pemegang Saham

Dirut MGRM Efri Novianto dan Bupati Kukar beserta jajarannya mengadakan rapat untuk membahas pembagian deviden PT MGRM. (Humas MGRM)

BERITAALTERNATIF.COM – PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) membagikan dividen sebesar Rp 25,581 miliar kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2024. Keputusan tersebut diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar di Pendopo Bupati Kutai Kartanegara, Selasa (30/12/2025).

RUPS LB tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri selaku pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 99 persen, Wiyono selaku Plt Direktur KSDE, Oky S Adam selaku Kuasa PT TP, jajaran Komisaris dan Direksi MGRM, serta tim asistensi.

Rapat yang dipimpin oleh Komisaris MGRM itu membahas tiga agenda utama, yakni pembagian dividen tahun buku 2024, pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2026, serta penugasan MGRM untuk pemanfaatan lahan milik Pemerintah Daerah Kukar di Desa Jongkang.

Direktur MGRM, Efri Novianto, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa agenda penetapan dan pembagian dividen tahun buku 2024 merupakan agenda lanjutan dari RUPS Tahunan yang telah dilaksanakan pada Juli 2025.

“Agenda penetapan dan pembagian deviden tahun 2024 ini merupakan agenda lanjutan dari RUPS Tahunan pada bulan Juli kemarin, dari laba bersih perseroan Rp 47,690 miliar, pemegang saham meminta agar dibuatkan skema bisnis dan ditetapkan pada RUPS tersendiri dibarengkan dengan penetapan RKAP 2026,” jelasnya.

Dia menambahkan, seluruh tahapan dan proses dalam RUPS LB berjalan dengan lancar serta mendapatkan persetujuan dari seluruh pemegang saham.

“Alhamdulilah semua proses berjalan lancar dan seluruh pemegang saham setuju untuk pembagian deviden tahun buku 2024 sebesar Rp 25,581 miliar yang akan dibagikan sesuai dengan porsi kepemilikan saham,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan target kinerja keuangan MGRM ke depan, khususnya untuk tahun 2026.

“Target tahun 2026 laba bersih kita sebesar Rp 40,825 miliar. Mohon doanya saja hal ini bisa tercapai; karena kita harus mengakui bahwa pendapatan terbesar dari PI 10% blok migas, sementara di sisi penerimaan PI ini terus mengalami penurunan,” ujarnya.

Mengantisipasi penurunan penerimaan dari Participating Interest (PI) 10 persen blok migas, lanjut Efri, MGRM terus melakukan diversifikasi dan pengembangan usaha di luar sektor tersebut.

“Mengantisipasi hal tersebut MGRM terus berupaya mengembangan bisnis di luar PI seperti trading dan transportir BBM, VHS dan mengerjakan beberapa projek di pertamina dan afiliasi,” katanya.

MGRM juga tengah menjajaki peluang pengembangan usaha baru di sektor energi gas.

“Ke depan kita kembangkan bisnis trading gas LNG/CNG; kita coba jajaki semuanya termasuk mendorong agar MGRM dilibatkan sebagai penerima PI Blok Migas yang dikelola oleh ENI Group,” lanjutnya.

Efri pun berharap dukungan dari seluruh pihak agar rencana dan target perusahaan ke depan dapat terealisasi dengan baik.

“Mohon doa dan dukungan semua fihak semoga apa yang dicita-citakan tahun depan dapat terwujud,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifai
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA