Search

Ahmad Yani: Pelabuhan Daerah Harus Dimanfaatkan untuk Tingkatkan PAD Kukar

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. (Berita Alternatif/M. As'ari)

BERITAALTERNATIF.COM – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani menegaskan pentingnya pengelolaan aset pelabuhan milik daerah secara optimal agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Yani menilai potensi besar yang dimiliki pelabuhan milik Pemda Kukar selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Berangkat dari misi tersebut, Pemda Kukar pun menyerahkan pengelolaan Pelabuhan Ambarawang Laut di Kecamatan Samboja kepada PT Tunggang Parangan (Perseroda).

“Supaya ini bisa berjalan sesuai yang kita harapkan,” ujarnya saat diwawancarai awak media pada Senin (11/8/2025).

Ia mengungkapkan bahwa wacana pemanfaatan pelabuhan daerah sebenarnya sudah muncul sejak lima tahun lalu, tetapi belum pernah terealisasi.

Padahal, kata Yani, Pelabuhan Ambarawang Laut seharusnya sudah mampu menjadi salah satu sumber PAD andalan bagi daerah ini. “Karena di sampingnya itu ada pelabuhan dan konveyor milik PT Singlurus,” jelasnya.

Dia menjelaskan bahwa PT Singlurus pernah menandatangani nota kesepahaman dengan PT Tunggang Parangan terkait pemanfaatan pelabuhan tersebut.

Namun, kesepakatan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh kedua belah pihak. Akibatnya, PT Singlurus membangun sendiri pelabuhan dan fasilitas konveyor mereka.

Meski kerja sama sebelumnya tidak berlanjut, Yani tetap optimistis peluang kolaborasi dalam pengelolaan Pelabuhan Ambarawang Laut masih terbuka lebar.

Dia mendorong PT Tunggang Parangan untuk kembali menjalin komunikasi dengan PT Singlurus maupun perusahaan-perusahaan lain di sekitar kawasan tersebut.

Ia berharap PT Tunggang Parangan bisa mendapatkan hasil dari kerja sama dengan perusahaan tambang, perkebunan, hingga perusahaan migas.

“Karena kita punya pelabuhan, ya manfaatkanlah, gunakanlah, dan bisniskanlah pelabuhan itu demi kesejahteraan rakyat dalam bentuk PAD,” tegasnya.

Menurut Yani, pengelolaan pelabuhan oleh BUMD tidak hanya akan memperkuat posisi Kukar dalam memanfaatkan aset strategis, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan di sektor yang selama ini belum tergarap secara maksimal.

Dia menilai sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, dan pihak swasta akan menjadi kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan potensi pelabuhan tersebut.

Dengan adanya komitmen baru serta dukungan dari semua pihak, ia berharap pengelolaan pelabuhan daerah bisa segera berjalan. “Sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kukar,” pungkasnya. (adv)

Penulis: M. As’ari
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA