Tech

Nasib Bumi jika Matahari Berubah Jadi Raksasa Merah

Jakarta, beritaalternatif.com – Umur Matahari sudah dapat dihitung dan waktu saat mati. Nasib Bumi pun jadi pertanyaan saat itu terjadi.

Dilaporkan jika Matahari berusia 4,6 miliar tahun dan kemungkinan akan mati pada 10 miliar tahun lagi. Dalam prosesnya, Matahari akan berubah.

Misalnya 5 miliar tahun lagi akan berubah jadi raksasa merah dengan inti membesar hingga Mars. Ini membuat Bumi tertelan, dengan catatan kehidupan manusia masih ada.

Sebab ada salah satu prediksi menyebut kehidupan Bumi hanya akan tersisa 1 miliar tahun lagi. Kecuali bisa menemukan jalan keluar dari masalah kecerahan Matahari yang meningkat terus 10% per satu miliar tahun.

Prediksi lainnya datang dari para peneliti internasional tahun 2018 lalu. Mereka memperkirakan Matahari jadi planet Nebula yaitu gelembung gas dan debu bercahaya.

“Saat sebuah bintang mati akan mengeluarkan gas dan debu yang dikenal sebagai selubung ke luar angkasa. Selubung itu dapat mencapai setengah dari massa bintang. Ini akan mengungkapkan inti bintang yang pada titik ini masih berjalan, kehabisan bahan bakar lalu mati,” kata penulis makalah dari Universitas Manchester dan astrofisikawan, Albert Ziljstar yang dikutip dari Science Alert, Rabu (19/1/2022).

Ziljstar menjelaskan inti panas Matahari akan membuat selubung bersinar keluar selama 10 ribu tahun. Saat itulah Nebula akan terlihat.

Sementara itu Futurism memprediksi keadaan Bumi saat Matahari mati. Manusia disebut baru menyadari Matahari tak lagi ada 8,5 menit setelah kejadian dan itu saat keadaan sudah menjadi gelap.

Bumi akan berjalan antar bintang dengan kecepatan 18 mil per detik. Benda langit yang memantulkan cahaya Matahari seperti Bulan dan planet lain juga berubah menjadi gelap.

Suhu Bumi juga bakal menurun secara drastis, namun butuh waktu lama mengubahnya menjadi beku padat. Suhu turun di bawah 0 derajat di minggu pertama dan dalam satu tahun pertama menjadi minus 100 derajat.

Beberapa juta tahun berikutnya suhu akan berada dalam minus 240 derajat dengan panas Bumi masih bekerja. Manusia yang tersisa akan memanfaatkan dan berpindah ke dekat sana.

Selain itu, aktivitas fotosintesis juga tidak ada lagi dan tanaman akan musnah. Sebagian besar spesies akan bertahan sebentar lalu berakhir punah. (*)

Sumber: Gaes! Umur Matahari Sudah Bisa Dihitung, Bumi Akan Mati?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top