BERITAALTERNATIF.COM – Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Selasa (9/9/2025), Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa aksi teror dengan menargetkan para pemimpin Hamas di Doha menunjukkan kenyataan bahwa rezim Israel tidak mengenal batas dalam melakukan kejahatan dan pembunuhan. Tindakan ini, sebaliknya, justru meruntuhkan setiap upaya diplomasi.
Pezeshkian menambahkan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), serta lembaga-lembaga internasional lainnya diharapkan segera memberikan respons yang cepat, tegas, dan nyata atas agresi terang-terangan ini.
Menurutnya, perdamaian yang langgeng di kawasan hanya dapat terwujud dengan mengakhiri pendudukan dan agresi.
Teks pernyataan lengkap Presiden Pezeshkian adalah sebagai berikut:
Bismillahirrahmanirrahim
Hari ini, rezim Zionis sekali lagi, dalam bayang-bayang diamnya komunitas internasional yang patut dipertanyakan, melakukan tindakan kriminal dengan menyerang wilayah Qatar dan menargetkan para pemimpin perlawanan Palestina.
Aksi ini tidak hanya melanggar hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan, tetapi juga menjadikan perdamaian serta stabilitas kawasan sebagai sasaran agresi yang nyata.
Tindakan teror ini memperlihatkan kenyataan bahwa rezim Zionis tidak memiliki batas dalam melakukan kejahatan dan pembunuhan, sekaligus menghancurkan setiap peluang diplomasi.
Republik Islam Iran dengan tegas mengutuk tindakan ilegal, tidak manusiawi, dan anti-perdamaian ini. Menyerang negara merdeka adalah pelanggaran jelas terhadap kedaulatan nasional dan Piagam PBB. Ketidakpedulian kekuatan dunia atas perilaku semacam ini hanya akan melipatgandakan risiko krisis dan perang di kawasan.
Sambil menyampaikan solidaritas kepada pemerintah dan rakyat Qatar yang bersaudara, serta rakyat Palestina yang tertindas, kami menekankan bahwa agresi dan terorisme negara yang dilakukan rezim Zionis tidak akan melemahkan tekad rakyat Palestina untuk meraih kebebasan dan melawan penjajahan. Sebaliknya, justru akan memperkuat persatuan bangsa-bangsa di kawasan dalam menghadapi pendudukan dan ketidakadilan.
Kami menegaskan kembali bahwa PBB, OKI, dan lembaga internasional lain harus segera bertindak secara nyata dan efektif menghadapi agresi terang-terangan ini. Perdamaian yang abadi di kawasan hanya mungkin dicapai dengan mengakhiri penjajahan dan agresi.
Sebagaimana telah ditegaskan berulang kali, Republik Islam Iran akan selalu berdiri di sisi seluruh rakyat tertindas di kawasan. Kami tidak akan membiarkan kebijakan sepihak dan penuh agresi mengancam keamanan serta masa depan wilayah ini. (*)
Sumber: Mehr News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin












