Search

PM Inggris: Serangan Israel ke Qatar Ancaman Serius bagi Perdamaian Kawasan

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer. (Fars News)

BERITAALTERNATIF.COM – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengecam serangan Israel ke Doha dan menegaskan serangan itu melanggar kedaulatan Qatar serta membahayakan perdamaian kawasan.

Starmer mengecam serangan rezim Zionis terhadap Doha dan memperingatkan bahwa tindakan itu merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan Qatar serta berisiko memperburuk ketegangan di Asia Barat.

Dia mengutuk keras aksi kriminal yang dilakukan Israel terhadap para pemimpin Hamas di Qatar pada hari Selasa lalu. Ia menegaskan bahwa serangan tersebut bisa memicu peningkatan kekerasan di kawasan.

Sky News melaporkan, dalam sebuah unggahan di media sosial X, Starmer menulis, “Saya mengecam serangan Israel ke Doha yang melanggar kedaulatan Qatar dan berpotensi memperluas ketegangan di kawasan. Prioritas saat ini haruslah gencatan senjata segera, pembebasan para sandera, serta pengiriman bantuan kemanusiaan besar-besaran ke Gaza. Itulah satu-satunya jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan.”

Selain itu, dia melakukan kontak telepon dengan Emir Qatar, menyampaikan belasungkawa atas gugurnya seorang perwira keamanan Qatar dalam serangan tersebut.

Militer Israel sebelumnya mengumumkan telah menyerang lokasi perundingan delegasi Hamas di ibu kota Qatar. Sementara itu, juru bicara kantor perdana menteri Inggris menjelaskan bahwa dalam pembicaraan antara Starmer dan Sekjen NATO Mark Rutte, Starmer menegaskan kembali penolakannya terhadap serangan tersebut serta pentingnya mencegah eskalasi lebih jauh di kawasan.

Pemerintah Inggris membantah memiliki pengetahuan sebelumnya terkait serangan itu dan menyebutnya sebagai operasi independen yang sepenuhnya dilakukan oleh Israel.

Aksi agresi ini dilakukan hanya sehari sebelum pertemuan yang dijadwalkan antara Presiden Israel Isaac Herzog dan Starmer. Juru bicara Downing Street memastikan bahwa pertemuan tersebut tetap akan berlangsung sesuai agenda. Starmer berencana menekankan penderitaan tak tertanggungkan di Gaza dan langkah-langkah yang harus diambil Israel untuk mengakhirinya. “Situasi ini tidak bisa terus berlanjut,” tegasnya.

Pada Senin malam, dia menerima Mahmoud Abbas, Presiden Otoritas Palestina, di kantor perdana menteri Inggris. Dalam pertemuan itu, Abbas menyambut baik janji Starmer untuk mengakui negara Palestina dalam sidang Majelis Umum PBB mendatang di New York jika Israel tidak mengubah sikapnya.

Juru bicara pemerintah Inggris menambahkan bahwa kedua pemimpin sepakat tidak ada peran bagi Hamas dalam pemerintahan Palestina di masa depan. (*)

Sumber: Fars News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA