BERITAALTERNATIF.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menekankan pentingnya disiplin perencanaan sejak awal tahun agar pelaksanaan program tidak terkendala di akhir periode anggaran.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Noviari Noor, menyebut banyak OPD yang masih lambat karena kurang cermat menyusun rencana kegiatan.
“Kalau perencanaan tidak matang dari awal, pasti efeknya terasa di akhir tahun. Makanya kita dorong disiplin perencanaan sejak triwulan pertama,” ungkapnya pada awak media baru-baru ini.
Ia menilai kesadaran perangkat daerah terhadap pentingnya sinkronisasi antara perencanaan dan penganggaran masih perlu ditingkatkan. Seringkali, perubahan rencana di pertengahan tahun membuat jadwal pelaksanaan menjadi molor.
“Begitu DPA baru keluar pertengahan tahun, otomatis waktu pelaksanaan mengecil,” katanya pada awak media baru-baru ini.
Noviari menjelaskan, mulai tahun depan pemerintah akan memperketat evaluasi perencanaan melalui pengawasan berjenjang antara Bappeda, BPKAD, dan Inspektorat. Setiap OPD diminta menyusun timeline pelaksanaan yang lebih realistis.
Menurutnya, langkah itu akan memudahkan pemerintah mengontrol serapan anggaran setiap triwulan dan mencegah penumpukan proyek di akhir tahun.
“Kalau semua terencana baik, realisasi anggaran akan lebih seimbang. Tidak ada yang kejar-tayang di Desember,” jelasnya pada awak media baru-baru ini.
Pemerintah juga akan menerapkan sistem digitalisasi pelaporan agar koordinasi lebih cepat dan transparan. Upaya ini diharapkan meminimalkan kendala administratif yang selama ini memperlambat proses pencairan.
Selain itu, Pemkab mendorong agar setiap pimpinan OPD aktif memantau pelaksanaan program di lapangan. Supervisi rutin akan menjadi kewajiban agar target bisa tercapai.
“Kami tidak hanya minta laporan, tapi juga hasil nyata di lapangan. Kalau semua disiplin, hasilnya akan terlihat jelas,” tegas Noviari.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk belajar dari pengalaman 2025 agar tahun berikutnya lebih baik dalam perencanaan dan eksekusi.
“Tahun depan harus lebih cepat, lebih terukur, dan lebih akurat dalam pelaksanaan anggaran,” pungkasnya. (adv)
Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin














