BERITAALTERNATIF.COM – Dalam percakapan telepon dengan Emir Qatar, Tamim bin Hamad bin Khalifa Al Thani, pada Selasa (9/9/2025) malam, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan kecaman keras atas agresi rezim Israel sekaligus menegaskan kembali solidaritas Iran terhadap Qatar.
Pezeshkian menilai rezim Israel tidak menghormati norma internasional maupun kerangka hukum yang telah disepakati dunia.
Dia menekankan bahwa tindakan brutal semacam ini terus terjadi karena mendapat dukungan penuh dari Amerika Serikat.
Menurutnya, rezim Israel mengacaukan keamanan, stabilitas, dan perdamaian seluruh kawasan dengan dalih membela diri, padahal yang dilakukan adalah kekejaman tanpa batas.
Dia mendorong agar dunia Islam memiliki sikap tegas dan satu suara dalam menghadapi pelanggaran tersebut.
Ia menegaskan, kecaman bersama sangat penting agar bisa mencegah agresi lebih lanjut dari rezim Israel. Hanya dengan respons terkoordinasi, negara-negara Islam dapat menunjukkan kekuatan nyata untuk menghadapi kejahatan yang terus berulang.
Sebagai tanggapan, Emir Qatar menekankan pentingnya sikap regional yang bersatu dalam melawan tindakan Israel.
Dia menyoroti bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tidak menunjukkan batasan apa pun dalam agresinya.
Ia juga menyinggung hasil pembicaraannya dengan para pejabat Hamas. Menurutnya, Hamas sebenarnya telah menunjukkan sikap positif untuk merespons proposal gencatan senjata yang diajukan AS. Namun, justru pada saat negosiasi itu berlangsung, Israel malah melancarkan serangan.
Emir Qatar menyampaikan harapan agar komunikasi antara Iran, Qatar, dan negara-negara Islam lainnya dapat terus ditingkatkan, sehingga mampu melahirkan langkah bersama yang efektif demi menghentikan kekejaman Israel dan mengurangi penderitaan rakyat Palestina. (*)
Sumber: Mehr News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin












