Search

Kemensos Kerahkan Puluhan Dapur Umum Dan Distribusikan Bantuan Menyeluruh Untuk Korban Bencana di Sumatera

Menteri Sosial menegaskan terus memantau situasi di lapangan untuk memastikan seluruh bantuan dapat diterima masyarakat dengan cepat dan merata. (Kemensos.go.id)

BERITAALTERNATIF – Bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mendapat penanganan intensif dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Melalui distribusi bantuan logistik serta pendirian puluhan dapur umum, Kemensos memastikan kebutuhan dasar para korban terdampak terpenuhi secara menyeluruh.

Total bantuan logistik yang telah disalurkan ke tiga provinsi tersebut mencapai Rp12,15 miliar. Seluruh bantuan dikirim langsung dari gudang-gudang Kemensos yang tersebar di beberapa wilayah guna mempercepat proses distribusi ke daerah terdampak.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa pihaknya terus memantau situasi di lapangan untuk memastikan seluruh bantuan dapat diterima masyarakat dengan cepat dan merata. Hal tersebut disampaikannya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 29 November 2025. Ia menyatakan bahwa Kemensos berupaya maksimal agar tidak ada wilayah terdampak yang luput dari bantuan.

Distribusi Bantuan Di Provinsi Aceh

Provinsi Aceh menerima total bantuan logistik senilai Rp3.141.691.640. Bantuan tersebut dikirimkan melalui gudang Dinas Sosial Provinsi Aceh ke sejumlah kabupaten dan kota, yakni Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Pidie, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, serta Posko Pusat Distribusi Bantuan Provinsi Aceh.

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan dasar masyarakat terdampak, mulai dari makanan siap saji, perlengkapan tidur, hingga kebutuhan keluarga dan anak-anak.

Distribusi Bantuan Di Provinsi Sumatera Utara

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara, bantuan logistik yang telah disalurkan mencapai Rp6.031.667.970. Bantuan tersebut dikirimkan dari gudang Sentra Kemensos di Medan dan Aceh, BBPPKS Padang, serta gudang di Bekasi.

Adapun wilayah penerima bantuan meliputi Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Langkat, Tapanuli Selatan, serta Posko Sentra Bahagia Medan yang menjangkau wilayah tingkat provinsi. Bantuan mencakup makanan siap saji, perlengkapan keluarga, sandang, tenda pengungsian, hingga kebutuhan air bersih dan logistik pendukung lainnya.

Distribusi Bantuan Di Provinsi Sumatera Barat

Untuk wilayah Sumatera Barat, bantuan logistik yang telah disalurkan mencapai Rp2.980.467.500. Bantuan dikirimkan dari gudang Regional Indonesia Barat Kemensos, BBPPKS Padang, serta gudang Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat ke sejumlah kabupaten, di antaranya Padang Pariaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, serta Posko Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat.

Bantuan yang diberikan meliputi makanan siap saji, makanan anak, kasur, selimut, family kit, kidsware, tenda gulung, tenda keluarga portabel, tenda serbaguna, sandang dewasa, sandang anak, mie instan, air mineral, beras reguler, serta Dapur Umum Lapangan.

Operasional Dapur Umum Dan Kesiapsiagaan Personel

Selain menyalurkan bantuan logistik, Kemensos melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam juga memproses bantuan bahan natura melalui dapur umum dan dapur mandiri. Di Provinsi Aceh, terdapat tujuh titik dapur umum di wilayah Subulussalam Aceh dan Pidie Jaya dengan kapasitas pelayanan sekitar 28.000 bungkus makanan per hari.

Di Provinsi Sumatera Utara, terdapat 12 titik dapur umum yang tersebar di Mandailing Natal, Langkat, dan Tapanuli Utara dengan kapasitas 30.000 bungkus makanan per hari. Sementara di Provinsi Sumatera Barat, sebanyak sembilan titik dapur umum beroperasi di Kota Padang, Padang Pariaman, Pasaman Barat, dan Pesisir Selatan dengan kapasitas layanan hingga 30.000 bungkus makanan per hari.

Untuk mendukung penanganan di lapangan, Kemensos juga mengerahkan sebanyak 648 personel Taruna Siaga Bencana atau Tagana yang terdiri atas 191 orang di Aceh, 270 orang di Sumatera Utara, dan 187 orang di Sumatera Barat. Seluruh personel tersebut terlibat langsung dalam proses evakuasi, pendistribusian bantuan, pengelolaan dapur umum, serta pendampingan warga terdampak bencana. (*)

Sumber: Kemensos.go.id
Editor: Ali Hadi Assegaf

 

 

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA